Wayang Orang Sriwedari dan Canting Masuk API, Astrid Widayani Minta Dukungan Warga
- 02 Jul 2026 09:23 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Ikon budaya Kota Surakarta, yakni Wayang Orang Sriwedari dan Kerajinan Canting Serengan masuk dalam nominasi Anugerah Pesona Indonesia (API) Awards 2026 sebagai perwakilan Provinsi Jawa Tengah.
Melihat hal itu, Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani meminta seluruh masyarakat untuk memberikan dukungan melalui mekanisme voting, agar kedua warisan budaya tersebut dapat meraih kemenangan dan penghargaan.
Selain itu, ditemui disela-sela kegiatannya pada Rabu, 1 Juli 2026, Astrid Widayani mengatakan bahwa Wayang Orang Sriwedari dan Kerajinan Canting, Serengan merupakan warisan budaya yang menjadi identitas Kota Surakarta dengan memiliki nilai sejarah, seni, dan ekonomi.
"Wayang Orang Sriwedari merupakan seni pertunjukan yang sampai sekarang masih eksis. Sementara canting adalah bagian yang tidak terpisahkan dari tradisi membatik. Tidak ada canting, tidak mungkin ada batik. Karena itu masyarakat perlu terus diingatkan bahwa Surakarta memiliki banyak warisan budaya yang harus kita jaga bersama," kata Astrid Widayani.
Dalam sejarahnya Wayang Orang Sriwedari merupakan kelompok wayang orang tertua di Indonesia yang berdiri sejak tahun 1910, pada masa pemerintahan Sri Susuhunan Pakubuwono X dan masih eksis menggelar pementasan.
Sempat sepi peminat, namun kini penonton Wayang Orang Sriwedari terus meningkat, terutama dari kalangan generasi muda. Antusiasme tersebut bisa menjadi sinyal positif bahwa seni pertunjukan tradisional masih memiliki tempat di tengah kemajuan zaman.
Sementara, Canting selama ini dikenal sebagai alat membatik yang sudah banyak dikembangkan oleh para perajin menjadi berbagai produk ekonomi kreatif, seperti suvenir, gantungan kunci, aksesori, alat tulis, hingga hiasan meja.
Ditambahkan Astrid Widayani, dirinya menilai bahwa Canting mampu menjadi salah satu keunikan Kota Surakarta yang tidak banyak dimiliki orang.
"Ini menjadi salah satu keunikan Kota Solo yang tidak banyak dimiliki daerah lain. Selain mempertahankan fungsi utamanya sebagai alat membatik, canting juga berkembang menjadi berbagai produk kreatif," katanya menambahkan.
Agar mampu meraih penghargaan, nantinya Pemerintah Kota Surakarta juga akan berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, untuk menyiapkan berbagai konten publikasi sebagai ajakan kepada masyarakat agar berpartisipasi dalam proses voting. (JK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....