Nata Lintas Bukti Disabilitas Mampu Berkarya Seni Inklusif
- 28 Jun 2026 05:16 WIB
- Surakarta
Poin Utama
- Disabilitas berkarya menari menyanyi
- Seni Inklusif
- Disabilitas berdaya
- Pentas seni inklusif
RRI.CO.ID, Surakarta – Pergelaran seni inklusif bertajuk "Nata Lintas" telah digelar sebagai ruang ekspresi bagi para seniman penyandang disabilitas di Kota Surakarta. Mengusung tema "Visi tanpa batas, berkarya tanpa henti," pertunjukan ini menjadi wujud komitmen untuk menghadirkan panggung seni yang merayakan keberagaman, kesetaraan, dan kreativitas tanpa batas.
"Nata Lintas" merupakan pertunjukan karya seni lintas potensi yang memadukan unsur tari, teater, dan musik dalam satu panggung. Melalui kolaborasi berbagai bentuk seni tersebut, para seniman penyandang disabilitas menyampaikan pesan bahwa seni dapat menjadi media untuk membangun ruang perjumpaan, memperkuat kebersamaan, serta menumbuhkan apresiasi terhadap keberagaman.
Pertunjukan ini juga menjadi sarana bagi para pelaku seni penyandang disabilitas untuk menunjukkan kemampuan dan kreativitas mereka kepada masyarakat. Karya-karya yang ditampilkan diharapkan mampu menginspirasi publik sekaligus menegaskan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi positif bagi kehidupan budaya.
Penyelenggara mengajak masyarakat untuk hadir dan menjadi bagian dari perayaan seni yang inklusif. Kehadiran penonton diharapkan dapat memberikan dukungan moral kepada para seniman sekaligus memperkuat semangat menciptakan ruang budaya yang terbuka bagi semua kalangan tanpa diskriminasi.
Salah satu relawan penata artistik Tria Vita Sabtu (27 Juni 2026) mengaku dirinya mendukung penuh kegiatan tersebut yakni dengan ikut mempersiapkan property panggung dan pencahayaan pentas .
" Saya bangga menjadi bagian dari pentas disabilitas ini, saya membantu menyiapkan semua kebutuhan panggung agar pementasan berjalan lancar ." Kata Tria Vita dengan semangat
Pertunjukan "Nata Lintas" pada Jumat, 26 Juni 2026, pukul 19.00 WIB, bertempat di Teater Arena, Taman Budaya Jawa Tengah, Surakarta itu terbuka bagi masyarakat yang ingin menyaksikan pertunjukan seni yang mengedepankan nilai-nilai inklusivitas dan keberagaman. Dewi salah satu pengunjung mengatakan dirinya sangat terharu melihat anak-anak disabilitas menampilkan kepiawaiannya berpuisi, memainkan musik , menari dan menyanyi .
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Fasilitasi Bidang Kebudayaan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melalui Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X. Program tersebut diharapkan dapat memperluas kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk terus berkarya, berkolaborasi, serta memperoleh ruang yang setara dalam pengembangan seni dan kebudayaan di Indonesia.
Dengan terselenggaranya "Nata Lintas", diharapkan semangat bahwa setiap insan memiliki hak yang sama untuk mencipta, menginspirasi, dan memberi makna semakin menguat di tengah masyarakat. Pertunjukan ini menjadi pengingat bahwa seni tidak mengenal batas, dan keberagaman merupakan kekuatan yang pantas dirayakan bersama. ( Ita Wijayanti )
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....