Solo Cetak Generasi Baru Keroncong lewat Road to Solo Keroncong Festival 2026
- 26 Jun 2026 22:38 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID,Surakarta - Solo kembali menegaskan diri sebagai salah satu pusat pelestarian musik keroncong di Indonesia. Tak hanya mempertahankan tradisi, Kota Bengawan kini juga berupaya mencetak generasi baru pecinta keroncong melalui ajang lomba menyanyi yang menjadi bagian dari rangkaian Road to Solo Keroncong Festival 2026.
Sebanyak 50 peserta terbaik dari berbagai daerah di Indonesia ambil bagian dalam lomba yang digelar di LPP RRI Surakarta. Mereka terdiri atas 25 peserta kategori remaja dan 25 peserta kategori dewasa, berasal dari Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, hingga Jawa Barat. Seluruh peserta telah melalui proses kurasi dari ratusan pendaftar sehingga hanya penyanyi terbaik yang tampil di panggung.
Sekretaris Komunitas Artis Musik Keroncong Indonesia atau KAMKI Kota Surakarta, Didit, mengatakan lomba ini bukan sekadar mencari juara, tetapi menjadi bagian dari upaya regenerasi sekaligus pelestarian musik keroncong. Menurutnya, kerja sama yang telah terjalin antara KAMKI dan RRI Surakarta selama bertahun-tahun menjadi bukti komitmen untuk menjaga eksistensi musik tradisi tersebut.
“ Kamki bekerja sama dengan LPP RRI Surakarta untuk menggiatkan seni tradisi keroncong. Di mana kita tidak hanya performance saja yang kita adakan setiap 2 minggu sekali di hari Senin tetapi kami juga membina atau mencari kader-kader keroncong di Indonesia terkhusus di Kota Solo’ ungkap Didit saat dihubungi RRI Jumat 26 Juni 2026.
Didit juga menepis anggapan bahwa keroncong hanya diminati kalangan orang tua. Ia menyebut, saat ini justru semakin banyak anak muda yang menggemari dan mengembangkan keroncong dengan aransemen yang lebih segar tanpa meninggalkan identitas musik aslinya. Fenomena itu terlihat dari meningkatnya jumlah peserta muda serta tingginya antusiasme penonton dalam berbagai festival keroncong.
Lomba menyanyi keroncong ini merupakan road to kedua menuju Solo Keroncong Festival 2026. Sebelumnya telah digelar pertunjukan Orkes Keroncong Rumaten di kawasan Pasar Gede, sementara agenda berikutnya akan menghadirkan pertunjukan orkes keroncong di Koridor Gatot Subroto pada 3 Juli mendatang.
Puncak Solo Keroncong Festival 2026 dijadwalkan berlangsung pada 18 hingga 19 Juli di Alun-alun Utara Keraton Surakarta. Tahun ini menjadi penyelenggaraan festival yang ke-20, dengan mayoritas penampil dan penonton didominasi kalangan muda.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Pemerintah Kota Surakarta bersama komunitas keroncong berharap lahir bibit-bibit baru musisi keroncong yang mampu menjaga warisan budaya sekaligus membawa musik keroncong tetap relevan di tengah perkembangan zaman. Dengan demikian, keroncong tidak hanya dikenang sebagai musik masa lalu, tetapi terus hidup dan berkembang di tangan generasi muda. (Lidia)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....