Grooming Bukan Sekadar Mandi, Ini Kunci Menjaga Kesehatan Hewan Peliharaan
- 26 Jun 2026 08:12 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Grooming atau perawatan bulu hewan peliharaan tidak hanya bertujuan untuk menjaga penampilan anjing dan kucing agar tetap bersih dan menarik. Lebih dari itu, grooming memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan kulit, bulu, hingga mendeteksi gangguan kesehatan sejak dini.
Hal tersebut disampaikan pemilik Diamond Grooming Solo, Rivat Destisar Avandi (Owner Diamond Grooming dan Pet Hotel), Rifat dalam program Jagongan Pro 4 RRI Surakarta pada 22 Juni 2026. Menurutnya, perawatan rutin dapat membantu pemilik mengetahui kondisi kesehatan hewan peliharaan yang mungkin tidak terlihat dalam aktivitas sehari-hari.
“Manfaat grooming sebenarnya banyak sekali. Selain menjaga bulu tetap bagus dan tidak gimbal, saat grooming kita bisa mengecek apakah ada jamur, kutu, luka kecil, atau masalah kulit lainnya yang mungkin tidak terlihat oleh pemilik,” ujar Rifat.
Ia menjelaskan, bulu yang kusut atau gimbal dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Jika kondisi tersebut dibiarkan, kotoran dan debu akan lebih mudah menempel langsung ke kulit sehingga berpotensi memicu penyakit kulit. Karena itu, anjing disarankan menjalani grooming setiap 7 hingga 10 hari sekali, sedangkan kucing dapat dilakukan sekitar satu bulan sekali tergantung kondisi bulunya.
Menurut Rifat, proses grooming yang benar tidak hanya mencakup mandi dan menyisir bulu. Tahapan lain seperti memotong kuku, membersihkan telinga, mencukur area tertentu, hingga mengeringkan bulu dengan alat yang sesuai juga sangat penting. Pengeringan yang kurang maksimal dapat menyebabkan bulu kusut dan meningkatkan risiko munculnya jamur pada kulit.
“Yang sering terjadi, hewan dimandikan sendiri di rumah, tetapi proses pengeringannya kurang maksimal. Bagian luar bulu memang terlihat kering, tetapi bagian dalam masih lembap. Kondisi ini bisa memicu jamur dan masalah kulit lainnya,” ucapnya.
Selain menjaga kebersihan, grooming juga menjadi sarana untuk memantau kesehatan hewan. Saat proses perawatan, petugas dapat menemukan tanda-tanda penyakit kulit seperti jamur, skabies, maupun demodek yang ditandai dengan kerontokan bulu dan perubahan kondisi kulit.
Rifat menambahkan, pemilik hewan peliharaan juga perlu memperhatikan penggunaan sampo yang sesuai. Ia mengingatkan agar tidak menggunakan sampo manusia untuk anjing atau kucing karena tingkat keasaman atau pH kulit hewan berbeda dengan manusia.
“Yang penting gunakan produk khusus hewan. Kalau memakai sampo manusia, bisa menyebabkan iritasi, ketombe, bahkan gangguan kulit lainnya,” katanya.
Selain grooming, perhatian terhadap pola makan juga menjadi faktor penting dalam menjaga kesehatan hewan peliharaan. Rifat menyarankan pemilik memberikan makanan sesuai kebutuhan usia dan berat badan hewan, serta menghindari kebiasaan memberikan makanan berlebihan hanya karena hewan terlihat lahap saat makan.
Melalui perawatan yang tepat dan rutin, kesehatan serta kenyamanan hewan peliharaan dapat terjaga dengan baik. Grooming pun tidak lagi dipandang sekadar aktivitas mempercantik penampilan, melainkan bagian penting dari upaya menjaga kesejahteraan hewan secara menyeluruh. (Hil)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....