Kebo Bule Kiai Slamet Siap Pimpin Kirab Sakral
- 15 Jun 2026 12:13 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Lima keturunan Kebo Bule Kiai Slamet telah menjalani perawatan khusus menjelang pelaksanaan Kirab Pusaka Malam 1 Suro Karaton Surakarta Hadiningrat yang akan digelar pada Selasa 16 Juni 2026 tengah malam atau memasuki Rabu 17 Juni 2026.
Perawatan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh kerbau dalam kondisi prima saat memimpin prosesi kirab yang menjadi salah satu tradisi budaya paling sakral di Karaton Surakarta Hadiningrat.
Srati atau perawat Kebo Bule Kiai Slamet, Heri, mengatakan berbagai persiapan telah dilakukan, termasuk memandikan kerbau sebelum pelaksanaan kirab.
"Kerbau dimandikan terlebih dahulu agar bersih dan siap mengikuti kirab," ujarnya, Senin 15 Juni 2026.
Saat ini terdapat lima ekor kerbau keturunan Kiai Slamet yang dipersiapkan untuk kirab, terdiri atas dua ekor jantan dan tiga ekor betina. Seluruh proses perawatan, penggembalaan, hingga pemantauan kesehatan dilakukan setiap hari oleh para abdi dalem yang mendapat tugas khusus dari karaton.
"Perawatan dan penggembalaan dilakukan setiap hari. Semua sudah ada yang mengurus dan menjadi tanggung jawab karaton," katanya.
Sementara itu, Wakil Pengageng Karti Puro Karaton Surakarta Hadiningrat, KPH Djoyo Adilogo, memastikan seluruh persiapan Kirab Pusaka Malam 1 Suro telah berjalan sesuai prosedur yang selama ini diterapkan.
"Persiapannya seperti biasa. Semua berjalan sesuai prosedur yang selama ini sudah dilakukan. Kami juga sudah melaksanakan gladi bersih selama dua hari sebelum pelaksanaan kirab," ujarnya.
Menurut Djoyo Adilogo, sekitar 30 personel dari Tim Semut Ireng bersama para abdi dalem akan diterjunkan untuk membantu kelancaran prosesi kirab. Mereka bertugas membuka jalur, mengatur lalu lintas di sejumlah titik, serta mengawal perjalanan Kebo Bule Kiai Slamet sepanjang rute kirab.
"Setiap perempatan sudah ada petugas yang mengatur dan membuka jalan. Semua sudah dipersiapkan agar kirab berjalan lancar dan tertib," ucapnya.
Kirab Pusaka Malam 1 Suro Tahun Jawa 1960 akan dimulai dari Karaton Surakarta Hadiningrat tepat pukul 00.00 WIB. Prosesi diawali keluarnya pusaka-pusaka karaton yang diiringi para abdi dalem dan Kebo Bule Kiai Slamet mengelilingi benteng karaton dalam suasana tapa bisu atau berjalan tanpa berbicara.
Tradisi tersebut menjadi simbol introspeksi diri, laku prihatin, serta doa untuk menyambut tahun baru Jawa dengan harapan keselamatan, ketenteraman, dan keberkahan. Ribuan masyarakat diperkirakan akan memadati kawasan Baluwarti untuk menyaksikan prosesi budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun tersebut. (Ril/Ase)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....