Sejumlah Jalan Akan Ditutup untuk Solo Menari

  • 28 Apr 2026 21:52 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO .ID, Surakarta: Pemerintah Kota (Pemkot) Solo melalui Dinas Perhubungan (Dishub) telah menyiapkan manajemen dan rekayasa lalu lintas (MRLL) menyambut ajang tahunan Solo Menari 2026.

Acara yang akan dipusatkan di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di kawasan Balai Kota Solo ini diprediksi akan menyedot perhatian ribuan warga dan wisatawan, mengingat keterlibatan sekitar 1.500 penari yang akan tampil di titik-titik ikonik kota.

Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Solo, Andri Wahyudi, menjelaskan bahwa penutupan jalan dan pengalihan arus akan dilakukan selama dua hari, yakni pada saat gladi bersih Selasa, 28 April 2025 dan acara puncak. Dan. Hari kedua saat acara puncak pada Rabu, 29 April 2026, mulai pukul 13.00 hingga 16.00 WIB.

"Kegiatan ini akan menggunakan badan Jalan Jenderal Sudirman, mulai dari simpang empat Bank Indonesia [BI] hingga Bundaran Pasar Gede yang membentuk pola seperti huruf 'T' di depan Balai Kota Solo," kata Andri

Untuk mengantisipasi kemacetan, Dishub Solo bersama Satlantas Polresta Solo telah menyiapkan beberapa skema pengalihan arus sebagai berikut, dari arah selatan, kendaraan dari arah Jalan Slamet Riyadi yang menuju timur diwajibkan belok kiri di simpang empat Jenderal Sudirman tepatnya kawasan BI menuju Jalan Mayor Kusmanto atau Jalan Ronggowarsito.

Dari arah utara, kendaraan akan diarahkan belok kiri ke Jalan RE Martadinata untuk meneruskan perjalanan melalui Jalan Kapten Mulyadi. Begitu pun di simpang PTPN, arus lalu lintas dilarang menuju ke arah selatan atau kawasan Balai Kota Solo.

Sementara kawasan Pasar Gede Solo, lanjut Andri, iberlakukan sistem buka-tutup. Jika arus di Jalan Ketandan padat, kendaraan akan dibuang ke arah timur melalui simpang empat Warung Pelem menuju simpang tiga Balong.

Andri menambahkan bahwa khusus di jalur antara simpang tiga Balong hingga Ketandan yang biasanya searah, akan diberlakukan dua arah sementara guna mengakomodasi volume kendaraan selama acara berlangsung.

Guna mendukung kenyamanan pengunjung, akan disediakan delapan kantong parkir utama, di antaranya adalah Beteng Vastenberg, Jalan Urip Sumoharjo, Jalan Arifin, Jalan RE Martadinata, Jalan Ronggowarsito, Jalan Mayor Kusmanto, Gedung Parkir Ketandan, dan Loji Wetan.

"Petugas gabungan dari Dishub dan Sat Lantas akan disiagakan di setiap titik penyaringan untuk mengarahkan pengguna jalan dan memastikan arus lalu lintas tetap terkendali hingga acara selesai pada pukul 16.00 WIB," katanya.

Andri mengimbau masyarakat yang tidak berkepentingan agar menghindari kawasan pusat kota selama jam pelaksanaan acara.

"Bagi warga yang hendak menuju Sragen, Karanganyar, atau Surabaya, kami sarankan memanfaatkan jalur alternatif melalui Simpang Panggung, Pasar Pon, atau kawasan Gading agar tidak terjebak penutupan di sekitar Balai Kota," ujarnya.( SF)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....