Tugu Jam Pasar Gede, Ikon Sejarah Solo

  • 23 Feb 2026 09:41 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Indonesia memiliki kekayaan budaya yang tercermin melalui warisan seni dan arsitektur tradisional. Salah satu wujudnya terlihat pada bangunan bersejarah di Kota Surakarta.

Tugu Jam yang terletak Pasar Gede merupakan salah satu penanda kota yang memiliki nilai historis yang tinggi. Tugu ini berdiri di persimpangan Jalan Urip Sumoharjo, tepat di depan Pasar Gede Harjonagoro.

Tugu ini dibangun sekitar tahun 1937 pada masa pemerintahan Pakubuwono X dan menjadi bagian penting dalam perkembangan kota. Keberadaannya menunjukkan tata ruang Surakarta pada masa kolonial.

Pembangunan Tugu Jam ini bertujuan menumbuhkan kedisiplinan serta kesadaran waktu masyarakat Surakarta. Letaknya yang strategis juga membantu mengatur lalu lintas di kawasan perdagangan yang padat.

Secara arsitektural, tugu ini dirancang oleh arsitek Belanda dengan struktur yang kokoh. Jam besar pada bagian atasnya menjadi elemen visual yang paling menonjol.

Hingga saat ini, Tugu Jam Pasar Gede tetap berdiri sebagai simbol sejarah dan identitas Kota Solo. Keberadaannya menunjukkan karakter kota Surakarta yang memadukan tradisi dan warisan kolonial.

Tugu jam ini juga menjadi simbol budaya yang tak terhingga. Terlebih menjadi penanda waktu warga Solo. (Aris/Fadhilah Mahasiswa Magang)

Referensi:

1. Kinasih, I. D., & Setyowati, S. (2024, June). Identifikasi Penerapan Ornamen Tradisional Jawa Studi Kasus: Bangunan Ndalem Kalitan Surakarta. In Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur (pp. 901-911).

2. Wibawa, A. (2017). Branding Kota Melalui Citra Pasar Gede Sebagai Produk Budaya Berdasarkan Persepsi Mahasiswa. Cakra Wisata, 18(2).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....