Komunitas Keris Nasional Hapus Stigma Klenik Keris

  • 22 Feb 2026 21:49 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Sekretariat Nasional Perkerisan Indonesia kini sedang aktif menggandeng masyarakat untuk terus menjaga keluhuran budaya keris Nusantara, serta menghapus stigma klenik tentang keris. Hal ini dibahas dalam acara Obrolan Komunitas Pro1 RRI Surakarta dengan narasumber Drs. Sutaryo Haryono dan Drs. Widjiatmo, S.H., M.H. dari komunitas Sekretariat Nasional Perkerisan Indonesia Jumat 13 Februari 2026.

Organisasi yang dipimpin Mentri Kebudayaan Fadli Zon ini, berfokus pengakuan UNESCO terhadap keris agar tetap terjaga melalui berbagai kegiatan literasi. Pemahaman seringkali juga masih mengaitkan klenik dengan keris.

“Terkadang pemahaman itu mereka masih membaukan atau menyebarkan bau-bau yang mistis pada keris,” ujar anggota komunitas, Widjiatmo.

Lanjutnya, para pakar dalam komunitas ini berusaha keras untuk menghapus stigma negatif klenik yang sering menyelimuti benda pusaka. "Keris merupakan simbol identitas bangsa yang memadukan unsur seni tinggi dengan teknologi logam, " ucapnya.

Proses pembuatan sebilah keris melibatkan teknik menempa logam berulang kali, hingga membentuk pamor yang sangat indah dan artistik. Keindahan visual pada permukaan bilah tersebut seringkali menjadi indikator utama untuk menentukan nilai sejarah serta kualitas suatu pusaka.

"Bentuk bilah keris yang berliku atau lurus melambangkan perjalanan hidup manusia serta hubungan harmonis antara pencipta dengan ciptaan-Nya. Setiap lekukan pada bilah keris memiliki makna simbolis tertentu yang mencerminkan doa serta harapan bagi pemilik pusaka tersebut, " kata anggota komunitas Sekretariat Nasional Perkerisan Indonesia Drs Sutaryo Haryono.

Lanjutnya, pada masa kini keris lebih banyak berfungsi sebagai benda pusaka koleksi atau pelengkap busana adat dalam upacara resmi. Pelestarian keris menjadi tanggung jawab bersama agar generasi mendatang tetap mengenal identitas sejarah dan kekayaan seni rupa bangsa.

Dimas Feby Kharisma Putra - Universitas Sebelas Maret/Sahabat Magang)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....