Pre Event Festival Jenang Solo Semarakkan CFD Slamet Riyadi
- 15 Feb 2026 14:43 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Pre event Festival Jenang Solo 2026 digelar di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Slamet Riyadi, Minggu, 15 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi rangkaian awal dalam menyambut puncak Festival Jenang yang akan berlangsung di Koridor Ngarsopuro.
Ratusan warga yang tengah berolahraga tampak antusias menyaksikan pembagian jenang secara simbolis. Panitia juga menghadirkan hiburan kesenian serta tokoh punokawan yang turut memeriahkan suasana pagi di pusat Kota Solo tersebut.
Ketua Festival Jenang Solo 2026, Heru Dwi Hartanto mengatakan, pre event ini menjadi ajang sosialisasi sekaligus icip-icip kepada masyarakat. Menurutnya, kegiatan ini penting agar warga mengetahui dan terlibat langsung dalam rangkaian Hari Jadi ke-281 Kota Surakarta.
“Untuk pagi ini kita adakan pre event dengan berbagi jenang dalam rangka penyambutan puncak Festival Jenang Solo 2026 yang digelar 17 Februari di Ngarsopuro,” ujarnya. Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi momentum mengenalkan kembali kuliner tradisional kepada generasi muda.
Heru menjelaskan, pada puncak acara nanti panitia menargetkan pembagian sekitar 15.000 jenang kepada masyarakat. Hingga saat ini tercatat 95 stan dari kelurahan, kecamatan, hotel, dan kelompok masyarakat siap berpartisipasi.
“Jenang yang ditampilkan beragam, namun ada jenang wajib yaitu jenang merah putih sebagai simbol lahirnya Kota Solo,” katanya. Ia berharap Festival Jenang terus digelar setiap tahun sebagai bagian dari pelestarian budaya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta, Maretha Dinar Cahyono menyebut pre event di CFD menjadi strategi mendekatkan festival kepada masyarakat luas. Menurutnya, CFD merupakan ruang publik yang efektif untuk promosi kegiatan budaya.
“Harapan kami Festival Jenang dapat terlaksana setiap tahun karena ini salah satu kuliner khas Solo yang harus terus kita kenalkan kepada masyarakat,” ucapnya. Ia menegaskan, pemerintah kota mendukung penuh pelestarian tradisi melalui event budaya yang konsisten.
Melalui pre event ini, masyarakat Solo dan sekitarnya diharapkan hadir pada puncak Festival Jenang Solo 2026. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi perayaan kuliner, tetapi juga sarana memperkuat identitas budaya Kota Bengawan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....