Sadranan Rebutan Koin di Wedi Klaten Berlangsung Meriah

  • 13 Feb 2026 20:11 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Klaten - Tradisi udik-udik uang receh atau rebutan uang di Kampung Dalangan Desa Kalitengah Kecamatan Wedi Kabupaten Klaten berlangsung meriah. Ratusan orang baik anak-anak, orang dewasa, laki-laki perempuan rela berdesak-desakan untuk berebut uang sodakohan.

Tokoh masyarakat setempat Heri Susanto kepada RRI mengatakan rebutan uang tersebut merupakan bagian dari tradisi Sadranan yang dilaksanakan Jum'at terakhir sebelum memasuki bulan puasa. Udik-udik uang itu merupakan tradisi yang sudah berlangsung turun-temurun.

"Ini dalam rangka tradisi Sadranan yang dilaksanakan bulan ruwah . Untuk harinya Jumat terakhir menjelang bulan puasa. Menurut sejarah orang sini tidak ada yang tahu ini hanya meneruskan tradisi," kata Heri Susanto, Jumat 13 Februari 2026.

Dikatakan mereka yang bersodaqoh adalah warga setempat yang mempunyai harta lebih. Selain kegiatan tersebut juga sebagai sarana silaturahmi antar warga setempat.

Joni salah seorang peserta Sodaqoh kepada RRi mengatakan merasa gembira ikut serta sadranan dan dapat bersodaqoh.

"Agenda nyadran setiap tahun sekali mau menyambut bulan ramadhan. Alhamdulillah ada rezeki kita sodaqoh kan," katanya.

Ia juga mengatakan setiap tahun selalu ikut serta dalam sadranan dan berharap tradisi tersebut untuk terus dilestarikan.

Nisa peserta udik-udik mengaku meskipun susah karena harus berdesakan namun tetap merasa senang. Uang recehan kurang lebih 30 ribu yang didapat akan digunakan untuk berbelanja.

"Ini udik-udik, kan setahun sekali ada Sadranan. Ya Allah sudah bengok-bengok , rebutan susah banget dapet 30 ada," katanya.

Peserta udik-udik ternyata tidak hanya warga setempat saja. Akan tetapi mereka datang dari berbagai tempat yang sengaja datang ditempat tersebut untuk ikut serta rebutan. Pada umumnya uang koin yang disebar untuk rebutan pecahan 500 dan seribu. Adam Sutanto

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....