Kolang Kaling dan Cincau Laris Manis di Sejumlah Pasar di Kota Solo

  • 12 Mar 2024 20:51 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Surakarta : Saat ramadhan sejumlah pedagang kolang kaling di Pasar Legi Solo panen rezeki.

Pasalnya kolang kaling merupakan salah satu bahan makanan dan minuman yang cukup dinikmati ketika bulan Ramadhan yang biasanya di jadikan bahan dasar kolak.

Pedagang kolang kaling di pasar Legi Solo Bogel menuturkan bulan puasa terjadi peningkatan permintaan kolang kaling sejak sepekan lalu.

Di hari normal permintaan biasanya hanya 1- 2 Kwintal saja perhari namun saat puasa per hari 5 – 9 ton bahkan dalam sepekan ini sudah terjual 50 Ton.

Dengan tingginya permintaan pasokan juga di kurangi dari biasanya di pasok 1 truk namun saat ini harus di bagi tiga pedagang yang berisi 9 Ton.

“Kalau menjelang puasa di tempat kami sudah sepekan ini permintaan melonjak dalam sepekan terjual 50 ton jika biasanya hanya 1- 2 kwintal ini setiap hari tidak tentu kadang habis 5 ton, 6 ton, 9 ton,” kata Bogel ,Selasa ( 12/3/2024).

Dikatakan, permintaan kolang kaling itu tidak hanya para tengkulak namun juga melayani pembelian eceran. Kondisi ini akan terus meningkat hingga H – 4 Lebaran mendatang.

“ Adapun pasokan kolang kaling dari Tasik, Garut, Jawa Barat serta Medan, Sumatra ,” ujarnya

Tidak hanya berjualan kolang kaling namun juga menyediakan janggelan dan cincau yang juga permintaan meningkat. Untuk janggelan saat ini perhari 50 kaleng dari hari biasa 1 kaleng dan rumput laut per hari puluhan kg.

“Kalau janggelan ramadhan tahun ini hanya menyiapkan sedikit karena banyak pesaing atau banyak yang jualan di pasar legi jadi hanya menyiapkan 50 kaleng,” terangnya.

Salah seorang pembeli kolang kaling , Meyyanti warga , Sanggrahan, Cemani,mengaku setiap Ramadhan selalu membeli kolang kaling , cincau , rumput laut untuk bahan es buah dan kolak saat berbuka puasa.

“ Setiap ramadhan itu memang sering membeli kolang kaling dan bahan lainnya untuk membuat kolak dan es buah. Selain itu kami menjual kolang kaling juga pada hari biasa dan Ramadhan bisa dapat laba sekaligus bisa makan juga dari sisa dagangan,” ujar Mey.

Seiring dengan tingginya permintaan kolang kaling pihaknya menaikkan harga. Dari biasanya kolang kaling jenis Medan mulai dari harga Rp 15.000 – Rp 17.000 dari hari biasa Rp 13.000.

Sementara untuk jenis lokal Rp 13.500 sebelumnya bahan makanan itu di jual hanya Rp 10.000 per kilogram.

Adapun untuk cincau 1 kaleng berisi 18 kg seharga Rp 50.000 dari semula Rp 45.000, rumput laut Rp 47.000. (sifat)


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....