Pasokan Langka, Harga Sparepart dan Oli di Solo Melambung

  • 20 Mei 2026 16:09 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Kenaikan harga oli dan sparepart hingga ban sepeda motor di kota solo dikeluhkan pelaku usaha bengkel maupun konsumen. Kenaikan harga itu hampir setiap pekan berlangsung dalam 2 bulan terakhir sejak Maret hingga Mei 2026.

Pegawai bengkel Gemilang Motor Solo Puji Raharjani mengatakan kenaikan harga dipengaruhi oleh naiknya biaya bahan baku atau minyak mentah, termasuk bahan baku kemasan plastik dan botol di pasar global.

Kondisi ini, lanjut Puji, berdampak langsung terhadap harga jual di tingkat distributor maupun pengecer. Adapun kenaikan harga setiap itemnya berfariasi mulai dari ribuan, hingga belasan ribu rupiah.

"Kalau Oli AHM naik hampirRp 5000 - Rp 12 ribu, sedangkan HM sampai Rp20 ribu hampir setiap minggu harga naik," katanya kepada RRI, Rabu 20 Mei 2026.

Selain harga yang terus naik, pasokan barang juga mulai mengalami kelangkaan. Pengiriman dari distributor disebut sering tersendat sehingga stok di toko tidak selalu tersedia.

"Kalau stok sekarang enggak begitu aman. Pengirimannya tersendat sendat. Biasanya order 10 hanya dikasih 5, kadang pesan pagi, barang baru datang besuk," katanya ketika ditemui rri.co.id.

Kenaikan harga itu disebut terjadi hampir merata pada semua merek atau jenis barang tertentu. Konsumen pun mulai mengeluhkan lonjakan harga yang dalam beberapa produk mencapai Rp10 ribu hingga Rp20 ribu peritem.

Tak hanya oli, harga spare Part kendaraan juga mengalami kenaikan. Puji menyebut rata rata kenaikan spare part mencapai 10 - 15 persen dalam dua bulan terakhir ini.

"Kenaikan sparepart hampir semua bengkel, bengkel juga menjerit," katanya. (SF)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....