Menjelang Idul Adha,Harga Sembako di Solo Mulai Melambung

  • 26 Apr 2026 21:20 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta: Harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisonal di kota Solo terus merangkak naik secara signifikan.

Pantauan rri.co.id, di Pasar Legi, Solo, harga kebutuhan pokok yang paling mencolok terjadi pada minyak goreng dan beras ketan,disusul gandum, gula jawa, gandum dan bawang merah.

Sri Maryani, salah satu pedagang sembako di Pasar Legi Solo menuturkan seperti minyak goreng untuk berbagai jenis naik Rp 5 ribu per kemasan, disusul Beras ketan juga melambung dari harga Rp19 ribu kini menjadi Rp28 ribu setiap kilogram.

Gula jawa Rp18 ribu sekarang dijual Rp21 ribu, gula pasir naik Rp 18.000 dari sebelumnya Rp17 ribu perkilo.

"Kenaikan beberapa kebutuhan pokok ini dipicu melambungnya harga biji plastik ,sementara semua kemasan atau pembungkus sembako menggunakan plastik," ujarnya Selasa 28 April.

Tak hanya minyak goreng kemasan, dan beras ketan namun gandum per kardus juga naik Rp 3000 - Rp 6000 setiap kilo, ketumbar Rp 22 ribu sekarang Rp 30 perkilogram. Komoditas beras semua jenis naik Rp500 perkilogram.

Sementara pedagang sembako di pasar Harjodaksino, Solo, Sriyoto mengatakan kenaikan harga seperti bawang merah terjadi dalam sepekan terakhir ini Rp40.000 dari semula Rp 36 ribu.

Kenaikan bawang merah menurutnya disebabkan jelang Hari Raya Idul Adha banyak masyarakat membutuhkannya.

"Kini bawang merah naik, karena mendekati hari Raya Idul Adha karena banyak masyarakat membutuhkan. Kenaikan itu menjadi Rp40 ribu dari sebelumnya Rp36 ribu perkilogram.," katanya.

Berbeda halnya dengan komoditas telur ayam justru turun harga dari Rp29 ribu kini Rp26 ribu, bawang putih dari Rp33 ribu sekarang Rp30 ribu.

Sedangkan harga yang stabil seperti merica Rp150 ribu, miri gelondong Rp43 ribu dan kemiri pecah Rp40 ribu setiap kilo.( SF)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....