Waspada Modus Baru Penipuan, Ojek Online Bawa Kabur Pesanan Makanan

  • 16 Mar 2026 08:48 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Kasus penipuan dalam layanan pesan antar makanan kembali menjadi perhatian bagi para pelaku usaha kuliner. Seorang pemilik bisnis makanan dengan akun Threads @imelthie, membagikan pengalaman tidak menyenangkan terkait modus baru yang melibatkan oknum pengemudi ojek online.

Kejadian tersebut menjadi peringatan bagi pelaku usaha F&B yang memanfaatkan layanan delivery berbasis aplikasi. Peristiwa ini bermula ketika seorang pengemudi datang ke warung seperti biasa untuk mengambil makanan. Driver tersebut menyebutkan nomor pesanan sesuai dengan aplikasi sehingga staf langsung menyerahkan makanan tanpa melakukan pengecekan lebih lanjut.

Selama ini proses tersebut berjalan lancar sehingga tidak menimbulkan kecurigaan sama sekali. Namun sekitar 30 menit kemudian, pengemudi lain datang untuk mengambil pesanan dengan nomor yang sama.

Kondisi ini membuat staf warung kebingungan karena merasa pesanan tersebut sudah diambil sebelumnya. Situasi ini akhirnya membuat pemilik usaha untuk mengecek kembali status pesanan yang ada di aplikasi.

Setelah dilakukan pengecekan, barulah diketahui adanya modus yang diduga dimanfaatkan oleh oknum driver. Pengemudi pertama ternyata tidak melakukan konfirmasi "order picked up" atau pesanan telah diambil di aplikasi. Sebaliknya, ia justru membatalkan pesanan setelah makanan berada di tangannya.

Akibat pembatalan tersebut, sistem aplikasi secara otomatis mencari pengemudi lain untuk mengambil pesanan yang sama. Sementara itu, makanan yang sudah diberikan kepada pengemudi pertama tidak pernah kembali ke pihak warung. Hal ini tentu menyebabkan kerugian bagi pelaku usaha kuliner.

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi pelaku usaha makanan yang bekerja sama dengan layanan pengantaran online. Prosedur sederhana seperti memastikan status pesanan di aplikasi ternyata sangat menentukan keamanan transaksi. Tanpa verifikasi yang jelas, potensi oknum pengemudi menyalahgunakan celah yang ada di sistem bisa saja terjadi.

Untuk menghindari kejadian serupa, pelaku usaha disarankan memastikan beberapa langkah keamanan saat menyerahkan pesanan untuk mencegah kerugian yang lebih besar. Akun @imelthie memberikan beberapa tips agar kejadian ini tidak terulang. Staf perlu melihat langsung proses driver melakukan swipe “order picked up” di aplikasi sebelum makanan diberikan. Selain itu, nama driver dan status pesanan juga harus dipastikan sesuai dengan yang tercantum di aplikasi.

(Yogi Tripriyanto/Penyiar)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....