Hujan Deras, Omzet Night Market Ngarsopuro Solo Menurun Drastis selama Ramadhan
- 01 Mar 2026 21:29 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta: Momentum puasa Ramadhan tahun ini belum membawa berkah bagi pedagang di Night Market Ngarsopuro, Solo. Pasalnya omzet para pelaku Usaha Mikro,Kecil dan Menengah (UMKM) yang tergabung dalam Paguyuban tersebut menurun drastis dibandingkan hari normal.
Ketua paguyuban Pedagang Night Market Ngarsopuro, Solo Engkur Kurniadi mengatakan faktor utama yang mempengaruhi kondisi ini adalah curah hujan yang cukup tinggi di wilayah kota Solo pada awal tahun ini.
" Penurunan jumlah pengunjung berdampak pada omzet pedagang yakni pada dari Sabtu 28 Februari 2026 yang biasanya mampu mencatatkan omzet antara 100 - 150 juta kini rata rata hanya mencapai sekitar Rp75 juta. Sementara itu omzet pada hari Jumat 27 Februari 2026 yang normalnya berkisar Rp50 juta hingga Rp 60 juta saat ini turun menjadi sekitar Rp30 juta," katanya
Secara keseluruhan terdapat 220 UMKM yang berjualan di Night Market Ngarsopuro. Engkur menambahkan pihaknya tidak dapat menambah jumlah pedagang karena keterbatasan lokasi.
Meski demikian Paguyupan tetap menghadirkan hiburan untuk menarik minat pengunjung selama Ramadan live musik digelar pukul 20.00 WIB hingga 23.00 WIB.
Sedangkan pertunjukan tarian dihentikan sementara, dan akan kembali tampil saat libur Lebaran dengan melibatkan komunitas seni tari.
"Terkait momentum Lebaran paguyuban melalui Dinas Koperasi telah mengajukan permohonan untuk buka Night Market selama 3 hari saat hari Raya Idul Fitri," katanya
Rencana tersebut menyesuaikan jadwal rutin operasional akhir pekan yakni Minggu, Senin, Selasa 22- 25 Maret 2026. Pengajuan tersebut saat ini masih dalam proses menunggu persetujuan dari Pemerintah Kota Surakarta dalam hal ini Wali Kota Solo.( SF/Wida )
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....