Jeans Bekas Mengantar Erna Tembus Pameran Kerajinan Nasional

  • 13 Feb 2026 16:03 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Pandemi COVID-19 menjadi titik balik perjalanan usaha seorang perajin tas di Surakarta, Erna Prilyani, yang kini mampu membawa produknya tampil di ajang nasional berkat ketekunan dan pendampingan usaha.

Dari rumahnya di Kartasura, wilayah Solo, Erna memulai usaha dengan memanfaatkan celana jeans bekas menjadi tas berkarakter. Ia mengaku awalnya hanya berfokus untuk bertahan di masa sulit. “Waktu itu yang penting bisa jalan dulu. Saya tidak berpikir jauh, yang ada di kepala hanya bagaimana caranya tetap bertahan,” ujarnya.

Usaha yang kemudian dikenal sebagai DenCraft itu berawal dari hobi menjahit yang telah ia tekuni sejak remaja. Di tengah keterbatasan, ia terus merangkai potongan denim menjadi produk bernilai. “Kadang saya menjahit sampai malam, capek, tapi justru di situ saya merasa punya pegangan,” katanya.

Perjalanan membangun usaha tidak selalu mudah. Erna sempat merasa minder melihat produk lain yang lebih modern. Melalui pendampingan dari PNM Mekaar, ia mulai memperbaiki kualitas produksi sekaligus memperluas cara pandangnya. “Saya sempat berpikir, apa produk saya cukup bagus? Tapi saya belajar, kualitas itu bisa dilatih, asal mau terus belajar,” ucapnya.

Perubahan itu membuka jalan bagi Erna untuk memperkenalkan produknya di pameran kerajinan nasional Inacraft di Jakarta pada 2026. Kesempatan tersebut menjadi pengalaman penting dalam perjalanan usahanya. “Waktu itu saya diajak PNM ikut pameran nasional, rasanya campur aduk antara senang dan takut. Tapi dari situ saya merasa, ternyata saya bisa sampai sejauh ini,” ujarnya.

Pengalaman tampil di pameran nasional membuat Erna semakin yakin terhadap potensi usahanya. Ia berharap usahanya dapat menjadi inspirasi bagi perempuan lain untuk berani memulai. “Saya ingin usaha ini terus jalan, bukan hanya untuk saya, tapi supaya perempuan lain juga percaya bahwa mereka punya peluang yang sama,” katanya.

Kini, DenCraft tak hanya menopang ekonomi keluarga, tetapi juga menjadi bukti bahwa kreativitas dari bahan sederhana mampu membawa pelaku usaha kecil menembus pasar yang lebih luas dan membangun kemandirian. (Ril/Ase)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....