Sriyono Ubah Biji Kopi Mentah Jadi Bernilai Jual Tinggi

  • 22 Jan 2026 21:19 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Awalnya Sriyono, seorang warga Kloron RT 2/RW 1 Gadingan, Mojolaban Sukoharjo berprofesi sebagai petani kopi di kebunnya seluas kurang lebih 1 Hektar di daerah Temanggung. Namun seiring dengan murahnya harga biji kopi mentah di tingkat petani, membuat bapak tiga orang anak berpikir untuk mengolah sendiri biji kopi mentah itu atau Green Bean menjadi kopi siap saji atau Roasting Bean.

Sedikit demi sedikit, Ia berhasil menabung dan membeli sebuah mesin penggiling kopi. Dari situlah dimulai sekitar tahun 2017, Sriyono mengolah sendiri hasil panen green bean dari lahan miliknya sendiri di Temanggung menjadi kopi siap saji atau roasting bean.

”Awalnya dulu petani, tapi karena kok harganya murah di tengkulak, trus kita berpikir bagaimana caranya untuk meningkatkan nilai jualnya, dulu awalnya kita jualnya mentah, trus lambat laun ada permintaan dari customer biji roasting, lha dari situ, sedikit2 kita usahakan sediakan," ujar Sriyono kepada RRI beberapa waktu lalu.

Suami dari Yani ini mengaku, meski hasilnya belum sebesar yang diharapkan, namun sudah berhasil meningkatkan ekonomi keluarganya. Karena selain mengolah dan menjual sendiri produk kopinya yang Ia beri label Ebid Coffee dari gabungan dua inisial nama anaknya yang pertama dan kedua.

Sriyono juga masih mendapatkan hasil dari jasa orang-orang yang ingin mengolahkan green bean menjadi roasting bean, baik dalam bentuk biji kopi siap saji ataupun sudah dalam bentuk bubuk kopi.

"Lambat laun, sebulan bisa mencapai 50 kilo, dari situ akhirnya kita beli mesin roasting, karena jasa dari roasting lumyan juga, jadi kita layani kopi yang sudah roasting untuk sendiri dan juga melayani jasa roasting,” ucapnya.

Dituturkan pemilik Ebid Coffee ini, dirinya mengambil jasa 35 ribu rupiah per batchnya atau sekitar 3 kilogram untuk mengolah green bean menjadi roast bean. Sriyono mengungkapkan, saat ini pemasaran produknya belum cukup besar, baru di tingkat lokal di area Palur dan Karanganyar, dan ada pula beberapa diantaranya dari luar kota atau luar Jawa.

"Ada Beberapa pelanggan yang mereka ini pemilik warung kopi, sering pakai jasa saya untuk meroastingkan biji kopinya, itu sampai saat ini masih terus jalan," katanya.

Sriyono berharap kedepan, dirinya akan mempunyai warung kopi sendiri bersama tim. Namun untuk saat ini, Ia masih akan terus focus mengolah biji-biji kopinya untuk dia jual sendiri, dan membuka jasa meroasting biji kopi pesanan pelanggannya, karena segala sesuatunya masih Ia kerjakan sendiri semua.

"Maunya kedepan sih buka kedai kopi sendiri, tapi saya masih mengerjakan sendiri semua, jadi fokus satu dulu," ujarnya. Senggono/AD

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....