Kolang-kaling dan Cincau Laris Manis, Harga Mulai Naik
- 23 Mar 2023 16:55 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta: Saat Ramadan sejumlah pedagang kolang kaling di Pasar Legi Solo panen rezeki. Pasalnya kolang kaling merupakan salah satu bahan makanan dan minuman yang cukup diminati ketika bulan Ramadan, yang biasanya dijadikan bahan kolak.
Pedagang kolang kaling di Pasar Legi Arif menuturkan, bulan puasa terjadi peningkatan permintaan kolang kaling. Di Luar Ramadan permintaan hanya 1 ton perhari namun saat puasa ini bisa mencapai 5 Ton.
“Kalau menjelang puasa di tempat kami sudah sepekan ini permintaan melonjak hingga 5 kali lipat. Bisa mencapai 5 Ton jika biasanya hanya 1 ton,” kata Arif, Rabu (22/3/2023).
Dikatakan Arif permintaan kolang kaling itu tidak hanya para tengkulak, namun juga melayani pembelian secara eceran. Kondisi itu menurutnya, akan terus meningkat hingga H – 4 Lebaran mendatang. "Kalau pasokan barang dari Garut Jawa Barat, Medan dan Bengkulu," ujarnya.
Sementara pedagang janggelan dan cincau di Pasar Legi Solo Bogel mengaku permintaan cincau naik cukup signifikan. Terbukti sejak sepekan jelang Ramadan penjualannya mencapai 100 – 150 kaleng. Dari hari biasa hanya 50 kaleng yang 1 kaleng berisi 18 Kg seharga Rp 45.000.
“Tidak hanya janggelan permintaan cukup tinggi terjadi pada rumput laut mencapai 1 kwintal dengan harga Rp 50.000 per kilogram.
Untuk rumput laut dipasok dari Madura. Sementara janggelan ini dipasoknya dari Pacitan.
Salah seorang pembeli kolang kaling, Upik warga Punggawan Solo mengaku setiap Ramadan selalu membeli kolang kaling, cincau, rumput laut untuk bahan es buah saat berbuka puasa.
“Setiap Ramadan itu memang sering membeli kolang kaling dan bahan lainnya. Kan cuaca panas maka cocok untuk membuat es buah,” jelasnya.
Seiring dengan tingginya permintaan kolang kaling pihaknya menaikkan harga. Dari biasanya jenis kolang kaling Medan mulai dari harga Rp 12.000 kini di jual Rp 16.000 – 17.000, per kilogram. Sementara jenis lokal Rp Rp 14.000 – Rp 15.000. Sebelumnya bahan makanan itu dijual Rp 10 .000 – Rp 11.000 per kilogram. Fatimah
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....