​KA BIAS Stasiun Palur Primadona Baru Mobilitas Solo Raya

  • 19 Sep 2025 04:31 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Surakarta: Daerah Operasi 6 Yogyakarta (Daop 6) mencatat 2.822 penumpang KA BIAS naik dan turun di Stasiun Palur. Data tersebut dalam periode 17 Agustus hingga 17 September 2025.

Manager Humas Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih mengatakan satu bulan sejak hadir melayani masyarakat KA BIAS di Stasiun Palur mencatat okupanci signifikan jumlah penumpang tembus 2.822 penumpang.

Angka tersebut terdiri dari sebanyak 1.003 penumpang yang naik dan sebanyak 1.819 penumpang turun di Stasiun Palur menggunakan KA BIAS.

“Dengan total tersebut, rata-rata harian pengguna KA BIAS di Stasiun Palur mencapai 91 penumpang per hari. Kita optimis KA BIAS di Stasiun Palur akan menunjukkan tren pertumbuhan yang berpotensi meningkat ke depannya.”kata Feni dalam rilis tertulis yang diterima rri.co.id Kamis (18/9/2025)

Berdasarkan data perjalanan, sejumlah relasi tercatat sebagai tujuan utama penumpang dari Stasiun Palur, di antaranya Madiun dengan 191 penumpang naik dan 634 penumpang turun, Magetan dengan 223 penumpang naik dan 203 penumpang turun, Sragen dengan 229 penumpang naik dan 487 penumpang turun, serta Ngawi dengan 52 penumpang naik dan 217 penumpang turun.

Data ini menunjukkan bahwa selain untuk akses langsung menuju Bandara Adi Soemarmo, KA BIAS juga berperan penting dalam memperlancar mobilitas antarwilayah di Jawa Tengah dan Jawa Timur bagian barat. Relasi-relasi tersebut kini menjadi simpul perjalanan baru yang terintegrasi dengan layanan bandara.

Respon positif masyarakat terhadap KA BIAS tidak lepas dari kemudahan akses menuju Bandara Adi Soemarmo tanpa harus berganti moda transportasi, waktu tempuh yang lebih pasti dan efisien.

Hal itu karena bebas hambatan lalu lintas, kenyamanan fasilitas kereta api modern yang mampu memberikan pengalaman perjalanan lebih baik, serta harga tiket yang kompetitif sehingga menjadikan KA BIAS sebagai pilihan ekonomis bagi berbagai kalangan.

Dengan berbagai keunggulan tersebut, keberadaan KA BIAS di Stasiun Palur semakin dipandang sebagai moda transportasi masa depan yang berperan penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi sekaligus pariwisata di wilayah Solo Raya.

“Kami sangat bersyukur dan apresiasi atas antusiasme masyarakat terhadap kehadiran KA BIAS di Stasiun Palur. Selama satu bulan beroperasi, layanan ini sudah dimanfaatkan lebih dari 2.800 penumpang. Hal ini membuktikan bahwa masyarakat semakin percaya pada transportasi publik yang terintegrasi, aman, dan nyaman," ujar Feni.

Feni menambahkan, Daop 6 bersama seluruh stakeholder akan terus melakukan sosialisasi, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memperkuat integrasi dengan moda transportasi lain. KA BIAS diharapkan dapat menjadi pilihan utama masyarakat untuk perjalanan menuju Bandara Adi Soemarmo maupun perjalanan antarwilayah. (rill)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....