​Kereta Api, Moda Transportasi Ramah Lingkungan Rendah Emisi

  • 21 Jul 2025 12:54 WIB
  •  Surakarta

KBRN,Surakarta: KAI terus membuktikan perannya sebagai moda transportasi masa depan yang ramah lingkungan, efisien, dan berkelanjutan. Terbukti KAI Daop 6 mencatat kinerja positif di aspek volume angkutan di semester pertama.

Manager Humas Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih mengatakan KAI Daop 6 berhasil mencatatkan volume angkutan penumpang sebesar 3.533.664 penumpang atau meningkat sebesar 8% dibanding tahun lalu di angka 3.268.806 penumpang dan angkutan barang naik 15 % atau sebesar 181.678 ton di banding tahun lalu yang hanya mencapai 157.297 ton.

Ditambahkan Feni dibandingkan dengan kendaraan berbasis jalan raya seperti motor, mobil pribadi atau bus, kereta api menghasilkan jejak karbon yang jauh lebih kecil, menjadikannya salah satu solusi utama dalam mengurangi dampak emisi gas rumah kaca. KAI khususnya Daop 6 secara konsisten mengedepankan layanan transportasi yang tidak hanya andal dan aman, tetapi juga minim emisi dan hemat energi.

"Dengan sistem penggerak yang semakin modern dan penggunaan energi yang lebih efisien, kereta api kini menjadi bagian penting dalam mendukung program pemerintah untuk mencapai Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060 menuju transportasi rendah karbon," ujarnya dalam rilis tertulisnya yang fiterima rri.co.id Minggu(20/7/2025).

Di wilayah operasional Daop 6 Yogyakarta, kereta api semakin diminati oleh masyarakat, yang dikenal aktif menggunakan layanan KA untuk mobilitas harian maupun wisata. Tingginya animo masyarakat Daop 6 terhadap kereta api mencerminkan meningkatnya kesadaran akan pentingnya menggunakan transportasi yang lebih hijau dan berkelanjutan.

“Kereta api bukan hanya alat transportasi, tetapi juga bagian dari solusi lingkungan. Kami bersyukur masyarakat semakin sadar dan memilih KA sebagai moda andalan mereka baik dalam beraktifitas maupun berwisata dan turut berpartisipasi lewat program pemerintah dalam hal mengurangi emisi karbon," kata Feni

KAI juga menyediakan fitur Carbon Footprint di aplikasi Access by KAI, bagi para penumpang yang sedang melakukan perjalanan menggunakan kereta api dapat melihat estimasi jejak karbon yang kereta api hasilkan dari sekali perjalanan.

Feni menambahkan KAI berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan kereta api yang tidak hanya nyaman dan aman, tetapi juga berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan.

"Dengan semakin banyaknya masyarakat yang beralih ke kereta api, diharapkan dapat membantu mengurangi kemacetan, konsumsi bahan bakar fosil, serta pencemaran udara di wilayah perkotaan dan sekitarnya," katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....