Kampung Wisata Batik Kauman Solo, Menjadi Destinasi Favorit Pemudik Lebaran
- 03 Apr 2025 15:06 WIB
- Surakarta
KBRN,Surakarta: Libur panjang Lebaran 2025 berdampak positif bagi Kampung Batik Kauman Solo menjadi destinasi favorite bagi para pemudik.
Pantauan rri.co.id,pada Rabu (2/4/2025) faktor yang mendukung ketertarikan wisatawan yakni Koridor Kauman di sepanjang Jalan Wijaya Kusuma dengan penataan paving bermotif kawung, ornamen lampu hias, payung yang bergelantungan serta masih banyak lagi oramen artistik menjadi spot foto para pemudik.
Salah satunya pengunjung asal Sukoharjo Aprilia mengaku pertama kalinya berkunjung ke kampung Batik Kauman. Ketertarikannya terhadap obyek wisata dan belanja tersebut setelah sempat melihat tayangan di media sosial. Selain itu juga ingin sekali mengunjungi Kampung Batik Kauman karena banyak bangunan kuno dan disetiap gang dihiasi dengan lampu, payung payung dan ornamen lainnya menambah estetika .
“Kami mengetahui adanya destinasi yang lagi viral ini setelah melihat tayangan dari media sosial tik tok dan Instagram. Kami selain belanja batik juga sekedar berswa foto untuk kenangan,” kata Aprilia.

Pemudik dari berbagai daerah selain berswa foto juga berbelanja Batik di Kampung wisata Batik Kauman,Solo (Foto: RRI SKA/Sifa)
Senada disampikan Tatik pengunjung asal Surabaya mengaku senang pertama kalinya mengunjungi Kampung Batik Kauman nuansanya kuno juga banyak koleksi batiknya .
“Kami pertama kalinya mengunjungi Kampung Batik Kauman sangat takjub. Saya terkesan sekali bentuknya kaya rumah lawasan biasa ternyata di dalamnya bagus sekali sebagai tempat display atau jualan batik dan proses membatiknya ,” ujar Tatik
Sementara Ketua Paguyuban Kampung Batik Kauman, Gunawan Setiawan mengatakan kawasan Kampung Batik Kauman yang saat ini menjadi destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi ini tak lepas dari dukungan Pemerintah Kota Solo .
Dukungan itu dengan pembangunan kawasan kampung wisata Batik Kauman Solo mengunakan anggaran sekitar 3,5 Milyar (Rp3,47 Milyar) yang bersumber dari dana hibah Uni Emirat Arab (UEA) untuk Kota Solo.
“Beberapa titik yang menjadi fokus penataan antara lain perbaikan drainase, peningkatan jalan,penataan koridor, penambahan ornamen seperti lampu hias dan paving bermotif kawung,” ujar Gunawan.

Perhari lebih dari 1000 pemudik mengunjungi kampung Wisata Batik Kauman selain berbelanja juga untuk berswa foto dan kongkow di cafe cafe (Foto: RRI SKA/Sifa)
Untuk itu Gunawan menekankan bahwa kampung ini ikut berpartisipasi aktif dalam mendukung pariwisata Kota Solo. Sehingga menjadikan pada moment lebaran tahun ini mendongkrak penjualan batik 80 % jika dibanding hari ramadhan.
Meski tidak menyebut jumlah pasti dikatakan selama libur lebaran jumlah pengunjung yang datang ke Kampung Kauman mengalami keniakan perhari mencapai lebih dari 1000 orang.
“Akan tetapi jika dibanding penjualan batik pada masa lebaran tahun lalu sangat bagus jika di banding tahun ini.Yakni mengalami penurunan 30 %,” kata Gunawan.
Untuk itu pihaknya terus semangat melestarikan batik dan berinovasi dengan membuka kegiatan membatik kepada masyarakat, pengunjung bisa menyaksikan langsung proses membatik dan berinteraksi dengan pembatik, atraksi membatik untuk pengunjung, menjalin kerjasama dengan masyarakat, kelurahan, para pengusaha, percetakan dan guyub melakukan kerja bakti.
Selama lebaran ini ditokonya yang paling diminati wisatawan yakni berupa oleh oleh kemeja batik, kaos, daster, tas batik dan asesoris kalung serta gelang batik, bandana, dengan harga relatif murah mulai Rp50 – Rp100 ribu. (Sifa)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....