Segini Biaya dan Cara Ubah Motor Supra Jadi Hybrid Irit BBM

  • 27 Agt 2023 16:54 WIB
  •  Surakarta
Video

KBRN, Sragen: Disaat harga BBM naik, warga Solo Alfian Danu memodifikasi kendaraan berbahan bakar fosil menjadi tenaga listrik. Hasilnya luar biasa motor ini bisa dijalankan dengan listrik dan juga BBM seperti dari pabriknya.

Mekanik asal Mojosongo Solo itu mengotak-atik motor Honda Supra Fit 110 CC menjadi hybrid dapat dijalankan dengan mesin aslinya dan juga bisa menggunakan tenaga listrik.

Dijumpai di sela pameran Multi Stakeholder Forum 2023 di Rumah Dinas Bupati Sragen baru-baru ini, pria (28) itu menyampaikan, tidak sulit untuk menjadikan motor BBM menjadi motor listrik.

"Pertama yang dibutuhkan untuk motor hybrid adalah peralatan BLDC dinamo penggerak kekuatan 1KW," ungkap mekanik di bengkel Rwin Motor Solo itu.

Menurutnya kapasitas BLDC ini banyak pilihan, semakin besar akan menentukan kecepatan motor semakin kenceng. Kemudian baterai lithium-ion, yang disesuaikan dengan kapasitas bagasi motor, controller, MCB, Volt meter, Switch Maju Mundur dan tuas gas. "Untuk beli perlengkapan kelistrikan ini sekitar Rp 7 jutaan," katanya.

Cara merakitnya lanjut Alfian tidak sulit, baterai dimasukkan ke bagasi motor, kemudian disalurkan ke dinamo BLDC di bagian roda belakang. Di mana tromol roda Motor aslinya diganti dengan BLDC yang sudah dipasang gear ke mesin aslinya. "Paling lama dua Minggu udah selesai," sambung dia.

Keunggulan motor listrik, tanpa suara tidak ada polusi dan lebih irit. Pengisian dari 50 persen itu 6 jam, kalau baterai penuh itu bisa untuk 40-50 km. "Ini bisa pakai listrik bisa pakai bensin. Kapasitas baterai 60 volt 10 AH, full kecepatan 30-40 km," katanya.

Dikatakan Alfian, untuk modifikasi motor hybrid ini bisa menghabiskan anggaran 13 jutaan. Meliputi perangkat kelistrikan bisa mencapai 7 juta, sementara untuk baterai sendiri harga 6 jutaan. Diakuinya memang modifikasi ini masih cukup mahal, jika dibandingkan dengan harga motor second tenaga BBM. "Kalau untuk full motor listrik itu aja Rp 14 juta," jelasnya.

Dikatakannya ide merakit motor hybrid itu digagas bosnya, bermula saat pemerintah menaikkan harga BBM. Kemudian muncul ide mengubah energi BBM menjadi listrik. Pihaknya mendapatkan support dari PLN untuk merakit motor hybrid Pioneer ini.

"Ini support langsung dari PLN. Setahu saya modifikasi motor hybrid rakitan support PLN baru ini," pungkas dia. MI

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....