Sekam Bakar Jadi Media Tanam, Petani Muda Tingkatkan Panen Cabai
- 14 Sep 2026 03:52 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Inovasi di sektor pertanian tidak selalu harus bertumpu pada teknologi mahal. Para petani muda kini semakin gencar mengoptimalkan limbah pertanian, salah satunya melalui pemanfaatan sekam bakar sebagai campuran media tanam organik untuk budi daya cabai.
Praktik ini dinilai efektif dalam meningkatkan kualitas tanah dan menekan biaya produksi pupuk kimia. Berdasarkan unggahan video edukasi dari akun TikTok kreator agrikultur FORESTIA GREEN pada 7 September 2026, sekam bakar terbukti memiliki tujuh fungsi krusial secara agronomis apabila diaplikasikan pada bedengan lahan cabai.
Fokus utama dari pemanfaatan arang sekam ini adalah kemampuannya merombak struktur fisik tanah yang padat menjadi lebih ideal. Menurut keterangan visual dan narasi dari FORESTIA GREEN, sekam bakar berfungsi signifikan dalam memperbaiki porositas, membuat tanah menjadi lebih gembur sehingga akar cabai dapat menjalar dengan leluasa.
Selain itu, rongga udara yang tercipta dari sekam bakar terbukti mampu meningkatkan aerasi tanah, memastikan akar tanaman mendapatkan pasokan oksigen yang cukup untuk proses respirasi. Dari sisi manajemen air, material ini memiliki fungsi ganda.
Sekam bakar membantu sistem drainase sehingga air tidak mudah menggenang yang berisiko memicu pembusukan akar. Di sisi lain, material ini juga memiliki daya simpan air yang baik, menjaga kelembapan tanah agar tidak cepat mengering di musim kemarau.
Lebih jauh, sekam bakar tidak sekadar memperbaiki struktur fisik, tetapi juga menyumbang nutrisi kimiawi yang esensial. Kandungan unsur hara mikro dan makro seperti kalium (K), silika (Si), kalsium (Ca), dan magnesium (Mg) di dalam sekam bakar secara langsung bermanfaat bagi fase vegetatif maupun generatif tanaman cabai.
Kondisi tanah yang gembur dan kaya nutrisi tersebut pada akhirnya akan meningkatkan aktivitas mikroorganisme penyubur tanah. Keunggulan lain yang tidak kalah penting adalah kemampuannya dalam menstabilkan kadar pH media tanam. Karena umumnya bersifat netral hingga sedikit basa, sekam bakar sangat direkomendasikan untuk memulihkan kondisi lahan pertanian yang terlalu asam akibat penggunaan pupuk kimia berlebih.
Untuk hasil yang maksimal pada budi daya cabai, para petani umumnya mencampurkan sekam bakar ini dengan tanah galian dan kompos atau pupuk kandang. Kombinasi organik ini memastikan media tanam di area bedengan menjadi lebih subur, gembur, dan mendukung pertumbuhan akar secara optimal dari masa tanam hingga panen. (Lutfan-UIN/magang)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....