Hamparan Jagung Menghijau, Potret Kesuburan dan Harapan Petani

  • 12 Sep 2026 12:52 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta-Hamparan tanaman jagung yang menghijau menjadi pemandangan yang tidak hanya menyegarkan mata, tetapi juga menggambarkan aktivitas pertanian yang terus bergerak. Barisan tanaman jagung yang tumbuh subur di lahan pertanian menunjukkan adanya proses budidaya yang dilakukan petani dari tahap pengolahan lahan, penanaman, hingga perawatan tanaman. Di balik hijaunya daun jagung, tersimpan harapan petani terhadap hasil panen yang baik dan mampu memberikan nilai ekonomi bagi keluarga.

Jagung merupakan salah satu komoditas penting dalam subsektor tanaman pangan Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), luas panen jagung Indonesia pada 2024 mencapai sekitar 2,55 juta hektare, dengan produksi jagung pipilan kering berkadar air 14 persen sekitar 15,14 juta ton. Jawa Tengah termasuk salah satu provinsi dengan luas panen dan produksi jagung yang cukup besar di tingkat nasional.

Pertumbuhan tanaman jagung yang terlihat hijau dan seragam menjadi salah satu gambaran keberhasilan pada fase budidaya. Namun, kondisi tanaman di lapangan tidak hanya ditentukan oleh kesuburan tanah, melainkan juga oleh ketersediaan air, pemilihan benih, pemupukan, pengendalian organisme pengganggu tanaman, serta kondisi cuaca. Hasil Survei Ubinan BPS 2024 mencatat rata-rata produktivitas jagung nasional mencapai 59,40 kuintal per hektare, sementara produktivitas di Pulau Jawa mencapai 61,23 kuintal per hektare.

Bagi petani, hamparan jagung yang menghijau merupakan bagian dari perjalanan menuju masa panen. Setiap tanaman yang dirawat dengan baik diharapkan mampu menghasilkan tongkol yang berisi dan berkualitas. Karena itu, pemantauan pertumbuhan tanaman menjadi penting, terutama dalam menghadapi berbagai risiko seperti perubahan cuaca, serangan hama dan penyakit, serta perubahan kondisi lahan yang dapat memengaruhi produktivitas.

Selain menjadi sumber pendapatan bagi petani, jagung memiliki peran strategis dalam pemenuhan kebutuhan pangan dan sektor peternakan. Kementerian Pertanian mencatat produksi jagung Indonesia pada 2025 mencapai sekitar 16,16 juta ton, meningkat 6,74 persen dibandingkan 2024. Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa peningkatan produksi jagung terus menjadi bagian penting dalam memperkuat ketersediaan pangan dan mendukung kegiatan ekonomi di sektor pertanian.

Pada akhirnya, hamparan jagung yang menghijau bukan sekadar pemandangan khas pedesaan, tetapi juga menjadi simbol kerja keras dan optimisme petani. Dari lahan yang dirawat dengan penuh ketekunan, tumbuh harapan akan panen yang melimpah, harga yang menguntungkan, serta kehidupan petani yang semakin sejahtera. Ketika tanaman mulai menguning dan siap dipanen, perjuangan panjang di balik setiap batang jagung menjadi bukti bahwa ketahanan pangan Indonesia tidak terlepas dari peran para petani di pelosok negeri.(tono_LPU).

Referensi laman:

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....