Tembakau Menghijau, Harapan Petani Mulai Bersemi
- 09 Sep 2026 10:50 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta-Hamparan tanaman tembakau yang menghijau terlihat memenuhi lahan pertanian, menghadirkan pemandangan asri sekaligus menggambarkan aktivitas pertanian yang masih menjadi bagian penting kehidupan masyarakat pedesaan. Daun-daun tembakau yang tumbuh subur menjadi tanda bahwa tanaman mulai berkembang dan dirawat secara intensif oleh para petani. Di balik hijaunya ladang tersebut, tersimpan harapan akan hasil panen yang baik dan mampu memberikan tambahan pendapatan bagi keluarga petani.
Tembakau merupakan salah satu komoditas perkebunan yang memiliki nilai ekonomi penting di Indonesia. Data Kementerian Pertanian mencatat produksi tembakau Indonesia pada 2023 mencapai sekitar 238.806 ton dengan luas areal sekitar 199.371 hektare. Sebagian besar areal tersebut merupakan perkebunan rakyat, yang menunjukkan besarnya peran petani dalam menjaga keberlangsungan komoditas tembakau nasional.
Pertumbuhan tanaman tembakau membutuhkan perhatian petani sejak tahap pembibitan, penanaman, pemeliharaan hingga panen dan pascapanen. Kondisi tanaman yang terlihat pada foto menunjukkan daun yang berkembang dengan baik, meski keberhasilan produksi nantinya tetap dipengaruhi berbagai faktor, seperti kondisi tanah, cuaca, pemupukan, pengendalian hama dan penyakit serta teknik budidaya. Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkebunan juga telah menyediakan pedoman terkait produksi dan pengawasan benih tembakau sebagai bagian dari upaya mendukung budidaya yang baik.
Bagi petani, keberhasilan menanam tembakau bukan sekadar menghasilkan daun untuk dipasarkan. Tanaman ini juga menjadi salah satu sumber penghidupan masyarakat di sejumlah daerah sentra produksi. Kementerian Pertanian menyebut Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat dan Jawa Tengah sebagai tiga wilayah dengan kontribusi besar terhadap produksi tembakau nasional. Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa aktivitas di sebuah lahan tembakau memiliki kaitan dengan roda perekonomian masyarakat pedesaan yang lebih luas.
Namun, perjalanan dari tanaman yang menghijau menuju hasil panen yang menguntungkan tidak selalu mudah. Petani harus menghadapi perubahan cuaca, risiko serangan organisme pengganggu tanaman, kebutuhan biaya produksi serta ketidakpastian pasar. Karena itu, peningkatan kualitas hasil dan penerapan teknik budidaya yang tepat menjadi penting. Pada Juni 2026, Kementerian Pertanian juga melakukan pendampingan budidaya tembakau kepada petani muda di Tosari, Jawa Timur, termasuk mengenai teknik budidaya, panen dan pascapanen.
Hamparan tembakau yang menghijau pada akhirnya bukan hanya menyuguhkan keindahan lanskap pertanian, tetapi juga menjadi gambaran tentang kerja keras dan optimisme petani. Setiap daun yang tumbuh menyimpan harapan agar musim tanam berjalan baik hingga waktu panen tiba. Dengan pendampingan, budidaya yang tepat, kualitas hasil yang terjaga dan dukungan kebijakan yang memperhatikan kepentingan petani, hijaunya ladang tembakau diharapkan dapat terus menjadi simbol tumbuhnya harapan dan kesejahteraan masyarakat pedesaan.(tono_LPU)
Referensi laman
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....