Petualangan Kapal Induk Giuseppe Garibaldi ke Indonesia
- 31 Agt 2026 21:33 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi (C 551) kini memasuki babak baru dalam sejarah panjangnya. Setelah puluhan tahun menjadi bagian dari kekuatan maritim Italia, kapal tersebut berlayar menuju Indonesia dan dipersiapkan untuk menjadi bagian dari armada TNI Angkatan Laut dengan nama KRI Gajah Mada.
Kapal Giuseppe Garibaldi dibangun di galangan Monfalcone, Italia. Pembangunannya telah dimulai pada 26 Maret 1981 dan diluncurkan pada 4 Juni 1983. Setelah menyelesaikan proses pembangunan dan pengujian, kapal resmi masuk dinas Angkatan Laut Italia pada 30 September 1985.
Angkatan Laut Italia mencatat masuknya Giuseppe Garibaldi pada 1985 sebagai salah satu tonggak penting dalam perkembangan penerbangan laut Italia. Kapal tersebut menjadi platform utama untuk mengoperasikan helikopter dan pesawat dengan kemampuan lepas landas pendek serta pendaratan vertikal.
Menyadur dari Marina Militare menyebut bahwa Giuseppe Garibaldi sebagai bagian penting dalam perkembangan kemampuan penerbangan Angkatan Laut Italia. Kapal tersebut kemudian mampu mengoperasikan pesawat berkemampuan STOVL (Short Take-Off and Vertical Landing), termasuk AV-8B Harrier II.
Nama Giuseppe Garibaldi diambil dari tokoh militer sekaligus patriot Italia yang dikenal sebagai salah satu tokoh utama dalam proses penyatuan Italia. Nama tersebut menjadi bagian dari identitas kapal yang selama bertahun-tahun menjadi salah satu simbol kekuatan maritim Italia.
Pada tahun 2026, proses pengalihan kapal memasuki tahap penting. Senat Republik Italia memberikan persetujuan terhadap skema 'cessione a titolo gratuito', atau pengalihan secara cuma-cuma, kepada Angkatan Laut Republik Indonesia. Dokumen Senat Italia menyebut pengalihan tersebut dilakukan untuk memperkuat kerja sama dan hubungan antara angkatan bersenjata Italia dan Indonesia.
Mengutip dari www.antaranews.com , babak baru Giuseppe Garibaldi dimulai pada 24 Agustus 2026. Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali menyampaikan kapal tersebut telah meninggalkan Italia menuju Indonesia.
Perjalanan menuju Indonesia diperkirakan berlangsung lebih dari 20 hari. Kapal akan melewati sejumlah jalur strategis, termasuk Terusan Suez dan Laut Merah, dengan pengawalan fregat-fregat Italia. Jika sesuai rencana, kapal tiba di Indonesia pada pertengahan September 2026.
Kehadiran Giuseppe Garibaldi menjadi momentum penting bagi Indonesia dalam mengembangkan kemampuan operasi penerbangan laut. Kapal tersebut diproyeksikan mendukung operasi berbagai matra, termasuk pengoperasian helikopter TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Udara, dan TNI Angkatan Darat. (Rama/Rifqi)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....