Video AI Janjikan Sepeda Listrik Pelajar Dipastikan Hoaks

  • 26 Agt 2026 08:14 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Penawaran bantuan barang yang menyasar kalangan pelajar kembali beredar luas di media sosial Facebook melalui unggahan akun bernama "mbak fifi". Konten berupa video rekayasa tersebut mengklaim bahwa pemerintah mulai membagikan bantuan sepeda listrik gratis menjelang pertengahan Agustus.

Pengunggah menyebutkan bahwa ribuan unit sepeda listrik tersebut telah disiapkan untuk dikirimkan melalui jaringan kantor pos setempat. Publik juga diminta menuliskan kata tertentu di kolom komentar sebagai syarat untuk terdaftar sebagai penerima bantuan sosial tersebut.

Strategi pembuat konten yang memanfaatkan tagar program bantuan resmi pemerintah berhasil memancing respons dari ribuan pengguna internet. Tayangan bernuansa kabar gembira ini mendulang lebih dari seribu tanda suka dan dipenuhi belasan ratus komentar warga yang tergiur iming-iming tersebut.

Hasil pemeriksaan teknis yang dilakukan oleh tim pemeriksa fakta menunjukkan bahwa rekaman yang diunggah diproduksi menggunakan bantuan kecerdasan buatan. Ketidakselarasan visual antara gerakan bibir figur di dalam video dengan narasi suara menjadi petunjuk utama adanya rekayasa digital.

Melansir TurnBackHoax, pengujian lanjutan menggunakan aplikasi pendeteksi konten AI memperkuat temuan tersebut dengan tingkat kepastian yang sangat tinggi mencapai 99,9 persen. Hal ini membuktikan bahwa seluruh rekaman beserta audio yang ditampilkan merupakan hasil sintesis komputer dan bukan pernyataan nyata dari pejabat berwenang.

Penelusuran melalui saluran berita resmi dan portal kementerian terkait juga tidak menemukan satupun kebijakan mengenai pembagian sepeda listrik untuk siswa. Lembaga penyalur bantuan sosial dipastikan tidak pernah menggelar program pembagian kendaraan listrik melalui skema pendaftaran via kolom komentar Facebook.

Guna menghindari potensi penyalahgunaan data pribadi, warganet diimbau untuk menyaring kembali setiap tawaran bansos yang mewajibkan interaksi di media sosial. Video yang menjanjikan pengiriman sepeda listrik melalui kantor pos tersebut terbukti merupakan konten buatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....