Peternak domba Dorper Wonogiri Didorong Kelola Limbah Ramah Lingkungan

  • 20 Agt 2026 12:23 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Pengembangan budi daya domba Dorper terus dilakukan sebagai salah satu upaya meningkatkan produktivitas peternakan rakyat sekaligus mendukung ketahanan pangan. Domba Dorper dikenal memiliki pertumbuhan relatif cepat, kemampuan beradaptasi yang baik, serta ketahanan fisik yang mendukung pengembangan usaha peternakan di masyarakat.

Salah satu kelompok yang mulai mengembangkan domba Dorper adalah Kelompok Ternak Bagus Rejo Mulyo di Desa Sendangijo, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri. Kelompok ini mengembangkan domba Dorper sebagai bagian dari diversifikasi usaha ternak lokal yang memiliki peluang ekonomi cukup menjanjikan.

Namun, pengelolaan kandang menjadi salah satu tantangan yang dihadapi para peternak. Sebagian kandang masih menggunakan lantai tanah dengan sistem ventilasi dan sanitasi yang belum optimal, sehingga berpotensi menyebabkan kandang lembap, kotor, dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan pada ternak.

Melihat kondisi tersebut, tim pengabdian yang terdiri dari Dr. Srie Juli Rachmawatie, S.P., M.Si., drh. Asiah Jamil, M.Si., dan Dr. Ida Aryati Purnowo Wulan, S.E., M.H., M.Si., Kamis (20 Agustus 2026) melakukan redesign kandang domba Dorper menjadi kandang terkoleksi. Sistem ini dirancang dengan bagian bawah kandang menggunakan jaring serta dilengkapi saluran urine sehingga kotoran padat dan cair dapat dipisahkan.

kandang domba Dorper ( Foto : Srie Juli Srie Juli Rachmawatie/ tim pengabdian masyarakat)

Desain tersebut memberikan sejumlah keuntungan bagi peternak. Kotoran domba menjadi lebih mudah dikumpulkan, kandang lebih mudah dibersihkan, serta lingkungan kandang menjadi lebih kering dan tidak mudah menimbulkan bau. Kondisi kandang yang lebih bersih juga diharapkan dapat membantu mengurangi paparan gas amonia yang berasal dari penumpukan kotoran dan urine.

Program tersebut tidak hanya berfokus pada perbaikan kandang, tetapi juga mendorong peternak memanfaatkan limbah ternak menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi. Kotoran domba Dorper diolah menjadi pupuk organik cair atau POC yang kemudian dikembangkan sebagai produk agroindustri kelompok ternak.

Untuk mendukung pemasaran POC, tim pengabdian memberikan bantuan botol kemasan dalam berbagai ukuran. Peternak juga mendapatkan pelatihan manajemen keuangan dan digital marketing agar produk POC maupun domba Dorper dapat dipasarkan secara lebih luas melalui berbagai saluran pemasaran.

Selain kandang dan pengelolaan limbah, pakan menjadi perhatian penting dalam program tersebut. Tim pengabdian memberikan bantuan mesin pencacah rumput serta melakukan pendampingan dalam penyusunan pola pemberian pakan agar kebutuhan nutrisi domba dapat terpenuhi secara lebih optimal.

Pendampingan kesehatan ternak juga dilakukan secara berkala melalui pemeriksaan kondisi domba, deteksi dini gangguan kesehatan, serta pemeriksaan terhadap kemungkinan infestasi parasit. Langkah tersebut diharapkan mampu membantu peternak menjaga kesehatan ternak sekaligus meningkatkan produktivitas budi daya domba Dorper.

Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada perbaikan kandang, tetapi berkembang menjadi model pengelolaan peternakan yang lebih sehat, produktif, dan ramah lingkungan. Dengan pemanfaatan limbah menjadi POC, dukungan teknologi pakan, peningkatan kemampuan pemasaran, serta pengelolaan kesehatan ternak, Kelompok Ternak Bagus Rejo Mulyo diharapkan mampu meningkatkan nilai ekonomi usaha dan kesejahteraan anggotanya.

Tim pengabdian menyampaikan apresiasi kepada Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi atas dukungan pendanaan, LP3M dan Pimpinan UNIBA, perangkat Desa Sendangijo, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri, serta seluruh anggota Kelompok Ternak Bagus Rejo Mulyo yang telah mendukung pelaksanaan program. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam mendorong peternakan rakyat agar semakin modern, produktif, dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....