Koyem Kembali Pimpin SMA Veteran 1 Sukoharjo Periode 2026–2030
- 11 Jul 2026 13:57 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Sukoharjo - SMA Veteran 1 Sukoharjo memasuki babak baru kepemimpinan setelah Yayasan Pembina Pendidikan Perguruan (YPPP) Veteran Sukoharjo menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Kepala SMA Veteran 1 Sukoharjo periode 2026–2030 kepada Koyem, S.Pd., M.Si. Penyerahan SK dilakukan Ketua Pembina YPPP Veteran Sukoharjo, Drs. Bambang Margono, M.M., di Aula SMA Veteran 1 Sukoharjo, Selasa, 7 Juli 2026.
Pengangkatan kembali Koyem untuk periode kedua merupakan bentuk kepercayaan yayasan atas capaian yang diraih selama masa kepemimpinan sebelumnya. Keberhasilan tersebut dinilai terlihat dari perkembangan sekolah di bidang akademik, pembinaan karakter, serta meningkatnya jumlah peserta didik.
Ketua Pembina YPPP Veteran Sukoharjo, Drs. Bambang Margono, M.M., mengatakan SMA Veteran 1 Sukoharjo pernah menghadapi tantangan ketika jumlah peserta didik menurun hingga sekitar 164 siswa. Kondisi itu kemudian direspons dengan berbagai inovasi pembelajaran agar sekolah mampu bersaing dengan sekolah lain.
Menurut Bambang Margono, sekolah memperkuat pembelajaran komputer, Bahasa Inggris, Bahasa Jepang, tata busana, serta kompetensi tata rias sebagai bagian dari strategi peningkatan mutu pendidikan. "Keberhasilan sekolah tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga karakter, etika, sikap, dan keterampilan peserta didik. Itulah yang menjadi kekuatan SMA Veteran 1 Sukoharjo hingga kini semakin dipercaya masyarakat," ujarnya.
Ia menambahkan suasana sekolah yang kondusif serta hubungan harmonis antara kepala sekolah, guru, dan peserta didik turut meningkatkan kepercayaan masyarakat. Hal itu ditunjukkan dengan bertambahnya peserta didik yang berasal dari berbagai daerah, seperti Wonogiri, Klaten, Karanganyar, dan Boyolali, bahkan terdapat siswa yang memilih pindah dari sekolah lain untuk melanjutkan pendidikan di SMA Veteran 1 Sukoharjo.
Bambang Margono juga mengajak seluruh guru dan tenaga kependidikan menjaga kekompakan dalam mengembangkan sekolah. Ia turut mengapresiasi keberhasilan SMA Veteran 1 Sukoharjo memperoleh bantuan revitalisasi senilai Rp1,8 miliar yang akan dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan sarana pendidikan.
Apresiasi juga disampaikan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Provinsi Jawa Tengah. Kepala Seksi SMA Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII, Edi Purwanto, S.E., M.M., menilai kepemimpinan Koyem membawa perubahan positif melalui peningkatan prestasi peserta didik, bertambahnya jumlah siswa baru, meningkatnya lulusan yang diterima di perguruan tinggi, serta terjalinnya komunikasi yang baik antara sekolah, yayasan, dan Cabang Dinas Pendidikan.
"Kami merasakan betul Ibu Koyem menjadi kepala sekolah yang hebat. Beliau memiliki kemampuan manajerial, dedikasi, dan komunikasi yang luar biasa. Kami berharap pada periode kedua ini SMA Veteran 1 Sukoharjo semakin maju," kata Edi Purwanto.
Sementara itu, Kepala SMA Veteran 1 Sukoharjo, Koyem, S.Pd., M.Si., menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya. Ia mengajak guru, tenaga kependidikan, peserta didik, orang tua, alumni, dan masyarakat untuk terus bergotong royong memajukan SMA Veteran 1 Sukoharjo.
"Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan semuanya. Mari bersama-sama memajukan SMA Veteran agar menjadi sekolah yang semakin baik dan berjaya," ujar Koyem.
Menurut Koyem, pendidikan karakter tetap menjadi fondasi utama dalam membentuk generasi muda. Ia mengingatkan peserta didik agar tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga menjunjung tinggi adab, etika, disiplin, serta menghormati orang tua dan guru.
"Tidak usah pintar nomor satu. Adab dan etika itu yang paling utama. Orang yang disiplin dan memiliki karakter baik akan lebih mudah meraih kesuksesan," ucapnya.
Untuk meningkatkan daya saing lulusan, SMA Veteran 1 Sukoharjo terus mengembangkan sejumlah program unggulan, antara lain penguatan Bahasa Inggris, Bahasa Jepang, teknologi informasi, kecerdasan buatan (AI), serta kerja sama dengan lembaga pelatihan kerja dan dunia industri. Selain itu, sekolah juga memperluas kegiatan ekstrakurikuler, seperti tata rias, menjahit, broadcasting, jurnalistik, perfilman, tari, dan berbagai pengembangan bakat lainnya sebagai bekal peserta didik setelah lulus.
Menutup sambutannya, Koyem mengajak alumni, orang tua, dan masyarakat ikut memperkenalkan SMA Veteran 1 Sukoharjo kepada masyarakat luas. Seiring meningkatnya jumlah peserta didik, sekolah juga menyiapkan penambahan ruang kelas guna mendukung proses pembelajaran yang lebih optimal. (Wiwik/Dhika)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....