YPPP Veteran Sukoharjo Kukuhkan Kepala SMK Veteran 1 Periode 2026–2030

  • 11 Jul 2026 13:53 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Sukoharjo- Yayasan Pembina Pendidikan Perguruan (YPPP) Veteran Sukoharjo menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Malkan Maliya, S.Pd., M.Si., sebagai Kepala SMK Veteran 1 Sukoharjo periode 2026–2030. Penyerahan SK dilakukan Ketua Pembina YPPP Veteran Sukoharjo, Drs. Bambang Margono, M.M., di Aula SMK Veteran 1 Sukoharjo, Selasa, 7 Juli 2026.,

Pada kesempatan yang sama, YPPP Veteran Sukoharjo juga meresmikan Gedung Bantuan Revitalisasi SMK Tahun 2026 berupa Ruang Praktik Siswa (RPS) Teknik Kendaraan Ringan (TKR). Fasilitas tersebut menjadi bagian dari penguatan sarana pembelajaran bagi SMK Pusat Keunggulan untuk meningkatkan kompetensi peserta didik sesuai kebutuhan dunia industri.

Ketua Pembina YPPP Veteran Sukoharjo, Drs. Bambang Margono, M.M., mengatakan perkembangan SMK Veteran 1 Sukoharjo menunjukkan tren positif yang ditandai meningkatnya kepercayaan masyarakat. Hal itu tercermin dari jumlah peserta didik baru yang mencapai sekitar 569 siswa dan dinilai melampaui sejumlah sekolah negeri maupun swasta di Kabupaten Sukoharjo.

Bambang mengapresiasi inovasi sekolah melalui pembukaan kompetensi keahlian Teknik Ototronik yang berfokus pada teknologi kendaraan listrik. "Program Ototronik menjadi langkah tepat karena perkembangan mobil dan motor listrik semakin pesat, sementara kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri harus terus diperkuat agar kualitas lulusan semakin baik," ujarnya.

Menurut Bambang, YPPP Veteran Sukoharjo juga merencanakan kerja sama penyediaan stasiun pengisian kendaraan listrik di lingkungan sekolah sebagai dukungan terhadap perkembangan teknologi otomotif. Selain peningkatan kompetensi teknis, ia menegaskan pembentukan karakter peserta didik tetap menjadi prioritas agar lulusan memiliki kemampuan dan etos kerja yang baik.

Kepala SMK Veteran 1 Sukoharjo periode 2026–2030, Malkan Maliya, S.Pd., M.Si., menyampaikan amanah tersebut merupakan tanggung jawab untuk menghadirkan kepemimpinan yang berintegritas, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan. Ia mengungkapkan pada tahun ajaran baru sekolah membuka kompetensi keahlian Teknik Ototronik dengan 28 peserta didik serta memiliki 46 rombongan belajar dengan jumlah siswa sekitar 1.620 orang.

Malkan mengatakan keberhasilan mempertahankan bahkan melampaui target penerimaan peserta didik merupakan hasil kerja sama seluruh guru dan tenaga kependidikan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. "Yang kami utamakan adalah pelayanan, praktik yang berkualitas, hubungan dengan industri, penyaluran lulusan, dan pengembangan Teaching Factory sebagai kunci kepercayaan masyarakat kepada sekolah," katanya.

Sementara itu, Pengawas SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Jawa Tengah, Pangarso Yuliatmoko, menilai peningkatan jumlah peserta didik merupakan keberkahan sekaligus amanah yang harus diimbangi peningkatan kualitas layanan pendidikan. Ia mendorong sekolah terus mengembangkan kompetensi keahlian sesuai kebutuhan industri serta memperkuat penguasaan soft skill, karakter, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, dan pemanfaatan teknologi digital secara bijaksana.

Pangarso menegaskan lulusan SMK tidak cukup hanya memiliki nilai akademik, tetapi juga harus dibekali kemampuan nonteknis yang kuat agar mampu bersaing di dunia kerja. Dengan kepemimpinan baru, dukungan sarana praktik yang semakin memadai, dan penguatan kompetensi berbasis industri, SMK Veteran 1 Sukoharjo diharapkan mampu terus meningkatkan kualitas lulusan sekaligus mempertahankan kepercayaan masyarakat. (Wiwik/Dhika)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....