Khasiat Ikan Dewa yang Jadi Lauk Wajib

  • 05 Jul 2026 11:27 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Khasiat ikan dewa kembali menjadi perhatian karena sejak dahulu dikenal sebagai hidangan istimewa di kalangan bangsawan Nusantara hingga masyarakat Tionghoa. Dikutip dari Good News From Indonesia, ikan ini memiliki beragam sebutan di berbagai daerah, seperti toro soro, gariang, dan salmon Jawa.

Ikan dewa yang berasal dari genus Tor merupakan ikan air tawar endemik Indonesia yang memiliki nilai ekonomi tinggi sekaligus disakralkan oleh masyarakat. Habitatnya tersebar di sejumlah wilayah di Jawa dan Sumatra, dengan berbagai mitos yang dipercaya turut menjaga kelestarian populasi dan sumber mata air tempat hidupnya.

Di beberapa daerah, keberadaan ikan dewa tetap lestari karena masyarakat meyakini berbagai legenda yang menjadikannya sebagai ikan yang dihormati. Ikan ini termasuk dalam famili Cyprinidae atau satu keluarga dengan ikan mas, dan di Sumatra dipercaya pernah menjadi hidangan khusus para raja.

Selain memiliki nilai budaya, ikan dewa juga menyimpan potensi ekonomi yang besar. Penelitian menunjukkan ikan ini mengandung albumin yang tinggi sehingga berpotensi dimanfaatkan untuk membantu proses pemulihan pascaoperasi, sekaligus menjadi media pendidikan, konservasi, dan komoditas perikanan bernilai tinggi.

Di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), keberadaan ikan dewa selama ini lebih dikenal sebagai daya tarik wisata bagi para pengunjung. Padahal, peluang pengembangannya masih sangat luas karena ikan dewa telah menjadi komoditas ekspor dari Jawa dan Sumatra ke Malaysia dengan kuota sekitar 100.000 ton per tahun, meski realisasi produksinya baru mencapai sekitar 30.000 ton.

Salah satu spesiesnya, Tor tambra, dikenal sangat peka terhadap perubahan kualitas lingkungan. Ikan ini hanya mampu hidup di perairan yang jernih, bersuhu sejuk, serta memiliki kandungan oksigen terlarut yang tinggi sehingga sering dijadikan indikator kesehatan ekosistem sungai.

Keunikan ikan dewa tidak hanya terletak pada cerita budaya yang menyertainya, tetapi juga pada nilai ilmiah dan ekologinya yang tinggi. Oleh karena itu, upaya pelestarian habitat dan pemanfaatan secara berkelanjutan menjadi langkah penting agar salah satu ikan endemik Indonesia yang langka ini tetap terjaga untuk generasi mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....