Layanan Umat Donohudan Hadirkan Ambulans Gratis dari Swadaya Warga

  • 28 Mei 2026 11:36 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Sebuah mobil ambulans yang terparkir di halaman Asrama Haji Donohudan, Boyolali, menarik perhatian jamaah saat pelaksanaan Sholat Idul Adha 1447 Hijriah Rabu 27 Mei 2026. Ambulans tersebut merupakan bagian dari program LUD atau Layanan Umat Donohudan yang dibentuk untuk membantu kebutuhan sosial masyarakat.

Usai Sholat Idul Adha Panitia Pelaksana, Ribut Rismanto mengatakan, keberadaan ambulans LUD merupakan hasil partisipasi dan gotong royong seluruh umat Islam di wilayah Donohudan. Dana pengadaan dan operasional layanan tersebut berasal dari infak mushola dan masjid yang ada di seluruh Desa Donohudan.

Selain itu, masyarakat Donohudan juga ikut memberikan dukungan secara sukarela, mulai dari warga, pengurus RT dan RW, hingga tokoh masyarakat setempat. Menurut Ribut, kebersamaan warga menjadi kekuatan utama dalam menjalankan layanan sosial tersebut.

"Sebagian hasil infak pelaksanaan Sholat Idul Adha juga digunakan untuk mendukung operasional LUD. Ambulans tersebut diperuntukkan bagi warga Donohudan pada khususnya dan Kecamatan pada umumnya dapat digunakan secara gratis tanpa dipungut biaya,"ujarnya.

Meski demikian, di dalam ambulans disediakan kotak amal untuk membantu kebutuhan operasional. Ribut menegaskan, warga tidak diwajibkan memberikan sumbangan dan semuanya bersifat sukarela sesuai kemampuan masing-masing. Bahkan bagi warga yang kurang mampu tidak ada kewajiban sama sekali untuk mengisi kotak amal tersebut.

"Dalam operasionalnya, LUD didukung sekitar tujuh orang relawan driver yang berasal dari Donohudan. Selain itu, anggota LUD juga menjalin kerja sama dengan relawan di luar Kecamatan Ngemplak untuk saling membantu apabila terjadi kekurangan armada maupun tenaga relawan." katanya.

Tidak hanya melayani ambulans, relawan LUD juga membantu masyarakat dalam berbagai kondisi darurat lainnya. Mereka kerap turun membantu warga ketika terdapat hewan berbahaya masuk ke permukiman, seperti ular maupun sarang tawon yang dinilai membahayakan keselamatan warga. (Agung TN)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....