Air Leri Disimpan dalam Botol Tertutup Bisa Menghasilkan Gas

  • 28 Mei 2026 11:55 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Air leri atau air cucian beras yang biasa dianggap limbah rumah tangga ternyata menyimpan proses ilmiah yang menarik. Jika disimpan dalam botol tertutup selama beberapa hari, air tersebut dapat menimbulkan gelembung gas hingga membuat botol terasa menggembung.

Fenomena ini terjadi karena kandungan karbohidrat dan pati yang masih terbawa dalam air cucian beras. Senyawa tersebut menjadi sumber makanan bagi mikroorganisme seperti bakteri dan ragi yang tumbuh secara alami.

Saat mikroorganisme memanfaatkan karbohidrat, terjadi proses fermentasi yang menghasilkan senyawa lain termasuk gas karbon dioksida atau CO₂. Karena wadah tertutup rapat, gas yang terbentuk tidak dapat keluar sehingga tekanan di dalam botol meningkat.

Penelitian mengenai fermentasi air cucian beras telah dilakukan oleh sejumlah peneliti di Indonesia. Salah satunya penelitian Santi Susilawati dari UIN Jakarta yang mengisolasi dan mengkarakterisasi bakteri asam laktat dari fermentasi air cucian beras.

Penelitian lain dilakukan oleh Adelya Irawan Manalu bersama Lukas Pardosi dari IPB. Hasil penelitian menunjukkan air cucian beras merah berpotensi menjadi media tumbuh bakteri asam laktat karena kandungan karbohidratnya yang cukup tinggi.

Selain itu, penelitian oleh Sofian Soib dan tim (Open Journal System) juga mengungkap adanya mikroorganisme potensial yang muncul dari fermentasi air cucian beras. Hal tersebut menunjukkan bahwa limbah rumah tangga sederhana dapat menjadi media aktivitas biologis yang cukup kompleks.

Para peneliti menjelaskan proses fermentasi biasanya ditandai dengan perubahan aroma menjadi lebih asam, muncul gelembung, hingga terbentuk endapan. Kondisi ini merupakan tanda aktivitas mikroorganisme yang sedang menguraikan bahan organik di dalam air.

Masyarakat yang memanfaatkan air leri sebagai bahan pupuk organik atau fermentasi juga diimbau memperhatikan cara penyimpanannya. Wadah yang tertutup rapat dalam waktu lama dapat menimbulkan penumpukan gas sehingga berpotensi menyebabkan kebocoran atau meningkatkan tekanan di dalam botol. (Wiwik)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....