Pagi Terasa Lebih Jelas, Senja Cenderung Suram, Ini Penjelasan Ilmiahnya

  • 09 Mei 2026 20:48 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Peralihan waktu dari malam menuju pagi kerap terasa lebih jelas dibandingkan perubahan dari sore menuju malam. Fenomena ini tidak hanya dipengaruhi posisi Matahari, tetapi juga berkaitan dengan cara kerja atmosfer bumi dan respons biologis mata manusia terhadap cahaya.

Secara ilmiah, peningkatan cahaya pada pagi hari terjadi secara progresif ketika wilayah Bumi mulai menghadap Matahari akibat Rotasi Bumi. Cahaya Matahari yang mulai memasuki atmosfer menghasilkan perubahan warna langit dari gelap, biru tua, jingga, hingga terang.

Fenomena tersebut dijelaskan melalui teori Hamburan Rayleigh yang dikemukakan ilmuwan Inggris Lord Rayleigh. Dalam teori itu dijelaskan bahwa cahaya biru lebih mudah tersebar di atmosfer dibanding warna merah, sehingga langit pagi tampak lebih terang dan jelas.

Badan antariksa Amerika Serikat, NASA, menjelaskan saat Matahari berada dekat horizon pada waktu fajar maupun senja, cahaya harus melewati lapisan atmosfer lebih panjang. Kondisi itulan yang membuat warna-warna tertentu lebih dominan dan menciptakan perubahan visual yang khas di langit.

Sementara itu, peralihan sore menuju malam cenderung terasa lebih suram karena intensitas cahaya terus menurun. Dalam kondisi redup, mata manusia mengalami proses Adaptasi gelap, yakni peralihan kerja sel kerucut ke sel batang pada retina.

Menurut publikasi ilmiah National Center for Biotechnology Information (NCBI), sel batang lebih sensitif terhadap cahaya rendah namun tidak mampu menangkap warna sebaik sel kerucut. Akibatnya, objek pada waktu senja hingga malam terlihat lebih abu-abu, kontras menurun, dan memberikan kesan suram.

Selain faktor biologis, kondisi atmosfer sore hari juga dinilai lebih banyak mengandung debu, aerosol, dan polusi akibat aktivitas siang hari. Karena itu, secara ilmiah pagi hari tampak lebih terang dan tegas, sedangkan sore menuju malam memberi kesan lebih lembut, redup, dan melankolis. (Wiwik)




google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....