Mengenal Ruminansia dan Dampaknya Terhadap Bumi
- 05 Mei 2026 07:47 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Dalam dunia hewan, ada sekelompok mamalia yang disebut ruminansia yang berbeda dari mamalia lainnya. Perbedaan kelompok ini terletak pada cara mereka mencerna makanan. Kelompok ruminansia memiliki lambung yang terdiri dari empat ruang. Keunikan ini memungkinkan mereka memakan rumput dan dedaunan yang tidak dapat dicerna oleh banyak hewan lain, lalu mengubahnya menjadi energi dan protein.
Dilansir dari extension, ruminansia memiliki empat bagian lambung, yaitu rumen, retikulum, omasum, dan abomasum. Rumen yang merupakan bagian terbesar berfungsi sebagai wadah penampungan pakan sekaligus sebagai wadah fermentasi. Keadaan dalam rumen mendukung pertumbuhan mikroba yang membantu memecah serat tumbuhan. Setelah itu, makanan diproses di bagian lain hingga dicerna secara sempurna.
Ruminansia juga memiliki proses mencerna yang unik yang dikenal dengan istilah memamah biak atau ruminasi. Ruminasi adalah proses memuntahkan kembali makanan yang sudah dicerna sebagian untuk dikunyah ulang menjadi potongan-potongan yang lebih kecil. Proses ruminasi memudahkan tugas mikroba yang ada di dalam rumen.
Namun aktivitas para mikroba ternyata menghasilkan produk sampingan berupa gas metana. Dilansir dari web resmi Food and Agriculture Organization (FAO), hampir tiap tahunnya 600 juta ton gas metana dilepaskan ke atmosfer setiap tahun yang salah satu penyumbang terbesarnya adalah peternakan. Meskipun tidak berbahaya, gas metana merupakan salah satu gas kuat dalam efek rumah kaca dengan potensi menyebabkan pemanasan global.
Meskipun begitu, ruminansia juga memberi dampak baik. Selain sebagai penyumbang protein, ruminansia berperan penting dalam ekonomi dan kehidupan manusia. Hewan ruminansia seperti sapi, domba, dan kambing berperan penting dalam ketahanan pangan, gizi global, serta dalam rantai mata pencaharian agribisnis. Lebih dari 50% protein yang dipasok dari pertenakan berasal dari ruminansia, terutama berupa susu dan daging.
Secara keseluruhan, hewan ruminansia merupakan makhluk yang sangat penting baik secara ekologis maupun ekonomis. Dengan sistem pencernaan yang unik, mereka mampu memanfaatkan sumber daya alam yang melimpah dan mengubahnya menjadi energi serta produk yang bermanfaat bagi manusia. (Azzam LPU)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....