Serangga Cochineal sebagai Pewarna Karmin
- 24 Apr 2026 15:21 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Pewarna alami semakin dilirik sebagai alternatif bahan sintetis. Salah satunya adalah karmin yang dihasilkan dari serangga cochineal.
Serangga cochineal memiliki nama ilmiah Dactylopius coccus. Serangga ini hidup pada kaktus dan memanfaatkan cairan tanaman sebagai sumber nutrisi.
Menurut sumber dari laman Tree Grower Community IPB, cochineal menghasilkan pigmen merah alami. Pigmen tersebut berasal dari kandungan asam karminat dalam tubuhnya.
Proses pembuatan karmin dilakukan melalui ekstraksi tubuh serangga. Serangga dikeringkan lalu diolah hingga menghasilkan bubuk pewarna merah.
Sumber dari UIN Alauddin Jurusan Kimia menjelaskan karmin memiliki warna stabil. Pigmen ini tahan terhadap cahaya dan suhu sehingga cocok untuk industri.
Karmin banyak digunakan pada produk makanan dan kosmetik. Menurut jurnal Schemata UIN Mataram, penggunaannya meliputi minuman, permen, hingga lipstik.
Dari sisi keamanan, karmin termasuk bahan yang telah diizinkan. Penggunaannya dianggap aman selama sesuai batas yang telah ditentukan.
Dalam kajian kehalalan, karmin dinilai dapat digunakan oleh umat Islam. Namun, sebagian orang tetap mempertimbangkan aspek asal bahan sebelum mengonsumsinya. (CA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....