Pesona Candi Prambanan Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno

  • 16 Mar 2026 10:32 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Candi Prambanan merupakan kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia yang dibangun pada abad ke sembilan masehi. Pembangunan candi ini sering dikaitkan dengan masa pemerintahan Rakai Pikatan dari Wangsa Sanjaya.

Menurut Margaretha Michelle pada jurnal ilmiahnya tentang Candi Prambanan dijelaskan, Kompleks candi tersebut dibangun sebagai bentuk penghormatan kepada Trimurti dalam ajaran agama Hindu. Trimurti terdiri dari tiga dewa utama yaitu Siwa, Brahma, dan Wisnu yang memiliki peran penting.

Candi Prambanan memiliki kompleks bangunan yang cukup luas dengan jumlah sekitar dua ratus empat puluh candi. Bangunan tersebut terdiri dari candi utama serta candi pendamping yang tersusun rapi.

Tiga candi utama dalam kompleks ini adalah Candi Siwa, Candi Brahma, dan Candi Wisnu. Di antara ketiganya, Candi Siwa menjadi bangunan terbesar dengan tinggi mencapai empat puluh tujuh meter.

Arsitektur Candi Prambanan dikenal memiliki bentuk vertikal yang tinggi dan ramping. Gaya bangunan tersebut menjadi salah satu ciri khas arsitektur Hindu yang berkembang di Pulau Jawa.

Dinding candi dihiasi berbagai relief yang menggambarkan cerita Ramayana yang terkenal dalam tradisi Hindu. Relief tersebut tidak hanya memiliki nilai religius tetapi juga mengandung nilai sejarah dan budaya.

Melalui relief tersebut, masyarakat dapat melihat gambaran kehidupan sosial masyarakat Jawa kuno pada masa lalu. Relief tersebut juga menunjukkan adanya proses akulturasi budaya India dengan budaya lokal Nusantara.

Candi Prambanan ditetapkan sebagai situs Warisan Dunia oleh UNESCO pada tahun 1991. Penetapan ini dilakukan karena candi tersebut memiliki nilai sejarah, arsitektur, serta budaya yang sangat penting.

Seiring perjalanan waktu, Candi Prambanan pernah mengalami kerusakan akibat gempa bumi dan faktor alam lainnya. Oleh karena itu pemerintah Indonesia melakukan berbagai upaya konservasi dan restorasi untuk menjaga kelestarian situs bersejarah ini. (Aris-Noviyana Sahabat Magang STABN)

Refrensi:

  1. Michelle, M. (2008). Candi Prambanan BAB I. 21020112130102, 3–5.
  2. Wahyudi, A., & Widodo, J. (2017). Heritage conservation and tourism development of Prambanan Temple Complex. International Journal of Heritage Studies. DOI: https://doi.org/10.1080/13527258.2017.1295934
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....