Hoaks BLT Desa Rp300 Ribu Cair Ramadan Bagi Warga Non-Bantuan
- 28 Feb 2026 20:04 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Sebuah unggahan di Facebook oleh akun "Wita Asmara" baru-baru ini mengklaim adanya penyaluran BLT Desa khusus bagi warga yang belum pernah menerima bantuan pusat. Narasi tersebut menyebutkan bahwa bantuan sebesar Rp300 ribu akan cair pada minggu pertama Ramadan untuk kebutuhan sahur dan buka puasa.
Dilansir dari TurnBackHoax, hingga akhir Februari 2026, unggahan tersebut telah memicu interaksi luas dengan ribuan tanda suka dan ratusan komentar dari netizen. Namun, setelah ditelusuri lebih lanjut, klaim yang menyebutkan bantuan ini eksklusif bagi warga yang belum pernah tersentuh bantuan sama sekali adalah menyesatkan.
Berdasarkan Peraturan Menteri Desa Nomor 16 Tahun 2025, BLT Desa sebenarnya difokuskan untuk penanganan kemiskinan ekstrem di wilayah pedesaan. Dana bantuan ini bersumber dari APBDes dan besarannya disesuaikan dengan kemampuan keuangan serta kebutuhan spesifik masing-masing desa.
Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) memang berhak mendapatkan bantuan hingga Rp300 ribu setiap bulannya. Meski begitu, jadwal penyaluran bisa dilakukan setiap bulan atau dirapel sesuai dengan hasil keputusan musyawarah desa setempat.
Penetapan penerima bantuan dilakukan melalui musyawarah desa dengan kriteria ketat, seperti kehilangan mata pencaharian atau memiliki anggota keluarga dengan penyakit kronis. Calon penerima juga bisa berasal dari rumah tangga lansia tunggal atau perempuan kepala keluarga yang masuk kategori miskin.
Salah satu syarat utama adalah penerima tidak sedang terdaftar dalam Program Keluarga Harapan (PKH) agar bantuan lebih merata. Namun, hal ini bukan berarti bantuan hanya diberikan kepada warga yang sama sekali tidak pernah menerima bantuan sosial apa pun sebelumnya.
Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk lebih selektif dalam menyaring informasi terkait bantuan pemerintah agar tidak terjebak hoaks. Pastikan untuk selalu melakukan verifikasi data langsung melalui aparat desa atau kanal resmi pemerintah guna mendapatkan informasi yang akurat.