Keterbatasan Bukan Halangan, Wanitas Asal Bandung Raih Mimpi Kerja di Matahari

  • 27 Feb 2026 09:24 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Kisah inspiratif datang dari dua wanita kembar asal Bandung bernama Hasna dan Hasni yang mendadak viral di media sosial. Keduanya menjadi sorotan setelah video mereka bercakap menggunakan bahasa isyarat dengan pemilik sebuah warung beredar luas. Video yang diunggah oleh akun TikTok @han.shop25 menampilkan momen yang menyentuh karena mereka membagikan kabar bahagia bahwa mereka telah diterima bekerja di Matahari Department Store walaupun mereka adalah tuna rungu.

Dalam video yang beredar di media sosial, Hasna dan Hasni terlihat menampilkan raut wajah penuh kebahagiaan. Dengan menggunakan bahasa isyarat, Hasna menyampaikan bahwa ia kini telah bekerja, sebuah pernyataan yang sempat membuat pemilik warung terkejut.

Tidak lama kemudian, ia memanggil rekannya sembari memperlihatkan kartu identitas (ID card) sebagai bukti. Momen sederhana namun sarat makna ini sontak mendapat apresiasi luas dari warganet.

Setelah videonya viral, Hasna dan Hasni mengucapkan terima kasih kepada semua yang sudah memberikan dukungan kepada mereka. "Halo teman-teman, aku Hasna kerja di Matahari Festival Citylink, aku Hasni kerja di Matahari BIP Bandung. Kami mau bilang terima kasih atas dukungannya. Semoga kita terus membuat motivasi untuk semua tunarungu yang ada di Indonesia untuk terus tetap semangat," ujar mereka dilansir dari video Tiktok @hasnaalifahs.

Dukungan publik yang begitu besar turut mendapat respons resmi dari pihak Matahari. Melalui unggahan resmi di sosial media mereka, manajemen menyampaikan rasa terima kasih atas banyaknya pesan positif yang diunggah warganet terkait Hasna dan Hasni sebagai bagian dari Teman Difabel Matahari. Apresiasi tersebut dinilai sangat berarti, tidak hanya bagi perusahaan tetapi juga bagi para karyawan difabel yang tergabung di dalamnya.

Pihak Matahari juga menegaskan komitmen mereka dalam membangun lingkungan kerja yang inklusif dan ramah bagi semua kalangan. Sejak tahun 2023, perusahaan telah menjalankan program Teman Difabel sebagai bagian dari perjalanan transformasi budaya kerja. Program ini dirancang untuk memberikan kesempatan setara sekaligus mendukung potensi karyawan difabel secara optimal.

Dalam implementasinya, para teman difabel yang bekerja dibekali seragam dan id card khusus guna memberikan informasi dan mempermudah komunikasi dengan pelanggan. Mereka juga didampingi oleh buddy serta mendapat pelatihan sesuai dengan peran dan tanggung jawab masing-masing. Pendekatan ini menjadi wujud nyata dukungan perusahaan dalam menciptakan sistem kerja yang inklusif dan profesional.

Kisah Hasna dan Hasni menjadi refleksi nyata bahwa keterbatasan fisik bukanlah batas untuk bekerja. Dengan semangat, ketekunan, dan dedikasi yang tinggi, keduanya membuktikan bahwa peluang akan selalu terbuka bagi siapa saja yang berani berusaha. Perjalanan mereka tidak hanya menginspirasi, tetapi juga mengajak masyarakat untuk semakin menghargai keberagaman serta memperjuangkan kesempatan yang setara bagi setiap individu tanpa terkecuali.

(Yogi Tripriyanto/Penyiar)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....