Warga Jateng Boikot Pajak dan Razia Paksa Polisi di Mall ternyata Hoaks

  • 24 Feb 2026 12:35 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Sebuah unggahan di media sosial Facebook mengeklaim warga Jawa Tengah sepakat berhenti membayar pajak kendaraan secara massal. Narasi tersebut juga menyebutkan bahwa pihak kepolisian melakukan razia paksa hingga terjadi keributan di area parkir pusat perbelanjaan.

Namun fakta yang dikutip dari website TunBackHoax, hasil penelusuran tim pemeriksa fakta tidak menemukan informasi kredibel mengenai adanya gerakan boikot pajak tersebut. Tidak ada laporan berita dari media yang memvalidasi klaim adanya bentrokan antara warga dan polisi terkait pajak.

Pihak berwenang memang melaksanakan operasi lalu lintas, namun agenda tersebut merupakan kegiatan rutin tahunan. Operasi Keselamatan Candi 2026 yang dilaksanakan Polda Jateng fokus pada ketertiban berkendara, bukan penagihan pajak paksa.

Berdasarkan data resmi, Operasi Keselamatan Candi tersebut telah berakhir pada hari Minggu, 15 Februari 2026. Fokus kepolisian setelah operasi tersebut adalah melakukan pengamanan arus mudik, bukan melakukan razia di mall atau swalayan.

Unggahan yang beredar tersebut menggunakan foto narasi yang bersifat provokatif untuk menggiring opini publik. Narasi mengenai "baku hantam akibat dijajah negara sendiri" merupakan bumbu informasi yang tidak terbukti kebenarannya.

Hingga saat ini, aktivitas pembayaran pajak kendaraan di wilayah Jawa Tengah masih berjalan normal sesuai prosedur yang berlaku. Masyarakat dihimbau untuk tidak mudah percaya pada unggahan yang mencoba memicu kegaduhan tanpa sumber yang jelas.

Kesimpulannya, klaim mengenai warga Jateng sepakat tak bayar pajak dan adanya razia paksa adalah konten yang menyesatkan. Informasi ini termasuk dalam kategori hoaks yang mencatut nama instansi kepolisian dan situasi daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....