Waspada, Begadang Berdampak Serius pada Kesehatan Mental

  • 22 Feb 2026 14:56 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Begadang atau kebiasaan tidur larut malam masih sering dianggap hal wajar, terutama di kalangan remaja, mahasiswa, dan pekerja. Aktivitas ini kerap dilakukan karena tuntutan belajar, pekerjaan, hingga penggunaan gadget yang berlebihan. Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa begadang dapat berdampak serius terhadap kesehatan mental.

Tidur memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan fungsi otak dan emosi. Dalam artikel ilmiah yang berjudul Menyesuaikan Kegiatan Otak Membuat Tubuh Sehat (2021), dijelaskan bahwa otak membutuhkan waktu istirahat yang cukup untuk memulihkan fungsi kognitif dan emosional.

Kurang tidur dapat mengganggu proses pengolahan emosi serta kemampuan otak dalam mengambil keputusan. Begadang menyebabkan ritme kerja otak menjadi tidak seimbang.

Ketika jam tidur terganggu, tubuh kesulitan mengatur hormon yang berperan dalam stabilitas suasana hati. Akibatnya, seseorang menjadi lebih mudah lelah, kurang fokus, dan emosinya tidak stabil.

Dampak begadang terhadap kesehatan mental juga diperkuat oleh penelitian yang dimuat dalam jurnal Nathiqiyyah tahun 2021. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa remaja yang memiliki kebiasaan begadang cenderung mengalami tingkat stres, kecemasan, dan gejala depresi yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang memiliki pola tidur teratur .

Selain memengaruhi emosi, kurang tidur akibat begadang juga berdampak pada kemampuan konsentrasi dan daya ingat. Otak yang tidak mendapatkan istirahat optimal akan mengalami penurunan fungsi kognitif, sehingga aktivitas belajar maupun bekerja menjadi kurang maksimal.

Kebiasaan begadang yang berlangsung dalam jangka panjang juga dapat memicu kelelahan mental. Kondisi ini membuat seseorang merasa cepat lelah secara emosional, kehilangan motivasi, dan sulit mengelola tekanan sehari-hari. Jika dibiarkan, kelelahan mental dapat berkembang menjadi gangguan psikologis yang lebih serius.

Masyarakat dihimbau agar membiasakan pola tidur sehat dengan durasi ideal antara tujuh hingga delapan jam per malam. Mengurangi penggunaan gawai sebelum tidur, menjaga rutinitas jam tidur, serta menciptakan lingkungan tidur yang nyaman menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan mental. (Zahra Sofha Amalia-UNS-Magang/Wiwik)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....