Pola Unik Biji Bunga Matahari Membentuk Spiral

  • 21 Feb 2026 09:48 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Bunga matahari memiliki susunan biji yang sangat teratur. Jika dilihat dari atas, bijinya membentuk pola spiral.

Spiral tersebut berputar ke kiri dan ke kanan. Jumlahnya sering mengikuti angka dalam deret Fibonacci.

Deret Fibonacci adalah urutan angka yang setiap angkanya merupakan hasil penjumlahan dua angka sebelumnya. Contohnya 1, 1, 2, 3, 5, 8, dan seterusnya.

Pada bunga matahari, jumlah spiral kiri dan kanan biasanya adalah angka-angka tersebut. Pola ini bukan kebetulan, tetapi bagian dari cara tumbuhan tumbuh.

Setiap biji tumbuh dengan sudut tertentu agar tidak saling bertumpuk. Sudut ini membantu semua biji mendapat ruang yang cukup.

Pola ini membuat biji tersusun rapat tanpa menyisakan celah kosong. Dengan begitu, lebih banyak biji bisa tumbuh dalam satu bunga.

Menurut penjelasan dari Casio Education, pola pada bunga menunjukkan hubungan erat antara matematika dan alam. Spiral yang terlihat adalah hasil dari aturan pertumbuhan yang konsisten.

MoMath juga menjelaskan bahwa jumlah spiral pada bunga matahari sering kali sesuai dengan angka Fibonacci. Hal ini dapat diamati langsung dengan menghitung spiralnya.

AskNature menerangkan bahwa deret Fibonacci membantu mengoptimalkan pengemasan. Artinya, pola tersebut membuat ruang digunakan secara maksimal.

Bunga matahari menjadi contoh sederhana bahwa matematika ada di sekitar kita. Keindahannya tidak hanya menarik, tetapi juga penuh perhitungan alami. (CA)

Referensi

  1. Casio Education. Mathematics in Nature: The Flower Edition. https://education.casio.co.uk/blog/mathematics-in-nature-the-flower-edition-2/
  2. MoMath. Fibonacci Numbers of Sunflower Seed Spirals. https://momath.org/home/fibonacci-numbers-of-sunflower-seed-spirals/
  3. AskNature. Fibonacci Sequence Optimizes Packing. https://asknature.org/strategy/fibonacci-sequence-optimizes-packing/
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....