Sejarah lilin dan Manfaatnya
- 05 Agt 2025 08:34 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta: Lilin adalah benda padat yang terdiri dari senyawa seperti lemak hewan, minyak nabati, atau parafin yang dicampur dengan zat pengikat yang memiliki sumbu. Lilin yang terbakar menyebabkan nyala api lembut dan stabil, dan sering digunakan sebagai penerangan, dekorasi, atau aromaterapi.
Dikuitip dari langiv.blokspot.com, jejak awal penggunaan lilin ditemukan di Mesir Kuno (sekitar 3000 SM), saat penduduk menggunakan alang-alang yang dicelupkan ke lemak hewani sebagai penerangan. Bangsa Romawi dan Yunani juga menggunakan lilin dari lemak hewan dan papirus dalam ritual keagamaan dan keperluan rumah tangga mereka.
Di Tiongkok Kuno banyak digunakan lilin yang terbuat dari lemak ikan paus atau serangga laut di sekitar pesisir. Kemudian pada masa abad pertengahan di Eropa, lilin lebih menjadi pilihan premium karena pembakaran bersih sedangkan lilin lemak lebih murah namun menyebabkan asap dan bau.
Kunci perkembangan terjadi saat Michel dan Eugene Chevreul memurnikan lemak hewani dan nabati menjadi stearat yang bersih dan tahan lama pada abad ke-19. Penemuan lilin parafin dari residu minyak bumi pada pertengahan abad ke-19 menjadikan lilin lebih efisien dan murah, sekaligus mendukung produksi massal.
Berikut merupakan jenis-jenis lilin: Lilin parafin, terbuat dari minyak bumi dan paling umum digunakan karena harganya yang terjangkau dan pembakarannya efisien, namun dapat menghasilkan asap yang kurang sehat jika digunakan terus-menerus. Lilin kedelai, terbuat dari minyak kedelai, titik leleh rendah menyebabkannya menghasilkan pembakaran yang bersih, tahan lama, dan aroma yang lembut, juga ramah lingkungan karena bisa diperbarui.
Manfaat lilin: sebagai penerangan, dekorasi seta estetika, serta sebagai aromaterapi dan kesehatan mental, juga sebagai sarana kesehatan spiritual dan ritual. Nah jadi lilin bukan hanya sekedar sumber cahaya, dari sejarah kuno hingga modern lilin menyatu dalam ritual budaya, aromaterapi, dekorasi dan bahkan untuk meditasi, dengan berbagai jenis dan manfaat, lilin tetap relevan di era sekarang. (Nining W_LPU)
Sumber:
1. langiv.blokspot.com
2. lilinart.co.id
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....