Hindari Warna Gelap, Saat Aktifitas Sore Hari

  • 25 Jun 2025 09:04 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Surakarta: Ternyata pemakaian warna pakaian saat beraktivitas di luar rumah, terutama pada sore hingga malam hari harus diperhatikan. Hal ini disebabkan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa nyamuk lebih tertarik pada warna-warna gelap seperti hitam, merah, oranye, dan biru tua, sedangkan warna terang seperti putih, hijau, dan kuning cenderung dihindari nyamuk.

Penelitian yang dilakukan University of Washington tahun 2022 menemukan, nyamuk menggunakan kombinasi antara penciuman dan penglihatan untuk menemukan mangsanya. Setelah mendeteksi karbon dioksida (CO₂) dari napas manusia, nyamuk lebih tertarik mendekati objek yang memantulkan warna-warna gelap, khususnya merah dan hitam, karena menyerupai sinyal inframerah dari kulit manusia dan darah hangat.

“Nyamuk ternyata tidak hanya bergantung pada bau, tapi juga sangat responsif terhadap warna visual tertentu,” jelas Profesor Jeffrey Riffell, peneliti utama dari studi tersebut yang diterbitkan dalam jurnal Nature Communications. Ia menambahkan bahwa warna yang menyerap panas dan tampak kontras dengan latar belakang lingkungan sangat menarik perhatian nyamuk.

Warna-warna pakaian gelap akan lebih cepat menyerap panas, sehingga membuat tubuh sang pemakai memancarkan suhu tubuh yang lebih panas dan menarik bagi nyamuk. Terutama nyamuk Aedes aegypti dan Anopheles yang sensitif terhadap suhu dan pancaran sinyal panas tubuh sehingga lebih sering menggigit orang yang mengenakan warna-warna tersebut.

Badan kesehatan seperti CDC (Centers for Disease Control and Prevention) juga merekomendasikan penggunaan pakaian berwarna cerah dan longgar saat berada di daerah yang banyak nyamuknya. Warna-warna seperti kuning, hijau muda dan putih diyakini tidak terlalu menarik bagi nyamuk karena memantulkan cahaya yang tidak menimbulkan kontras yang kuat.

Selain itu juga disarankan untuk menghindari parfum beraroma manis serta menjaga kebersihan lingkungan dari genangan air. Kombinasi antara warna pakaian, suhu tubuh, dan kelembapan udara di sore hari membuat momen ini menjadi waktu favorit nyamuk untuk mencari mangsa.

Dengan meningkatnya kasus penyakit akibat nyamuk seperti demam berdarah dan malaria di beberapa wilayah Indonesia, edukasi terkait perilaku nyamuk perlu terus disampaikan ke masyarakat. Menjaga pilihan warna pakaian bisa menjadi langkah kecil namun efektif untuk mengurangi risiko gigitan nyamuk.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....