Penyebab Mobil Macet di Rel Kereta Api

  • 22 Apr 2025 14:18 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Surakarta: Apakah Anda sering mendengar tentang insiden kecelakaan yang melibatkan mobil dan kereta api? Situasi dimana kendaraan terjebak di atas rel kereta api merupakan jenis kecelakaan yang kerap terjadi, dan sering mengakibatkan kehilangan nyawa.

Peristiwa ini jelas menjadi ancaman yang mencekam bagi para pengendara yang akan melintasi jalur rel kereta api. Penyebab kecelakaan ini kerap kali diduga disebabkan oleh mobil yang mendadak berhenti diduga akibat pengaruh medan magnet pada rel tersebut.

Menurut Pusat Penelitian Sistem Mutu dan Teknologi Pengujian LIPI (Lembaga Ilmu Penelitian Indonesia), rel kereta memang memancarkan emisi elektromagnetik. Ini menunjukkan bahwa terdapat kabel konduktor listrik yang terpasang. Kabel tersebut dinyatakan tidak sesuai dengan kompatibilitas mesin mobil, khususnya ketika kereta api melintas dalam jarak sekitar 600 meter dan arus listrik tersebut akan menghasilkan medan magnet yang signifikan.

Medan magnetik tersebut menyebabkan penghentian mendadak putaran mesin mobil ketika melintasi rel kereta api. Secara logis, apabila arus listrik mengalir pada rel kereta dan bersentuhan dengan objek elektromagnetik yang tidak kompatibel, berpotensi menghasilkan emisi yang melampaui batas ambang. Paparan dari emisi tersebut menyebabkan sistem kelistrikan pada objek lain mengalami pemadaman. Dalam konteks ini, Electronic Control Unit (ECU) yang berfungsi sebagai penggerak utama kendaraan mengalami kerusakan, dan mengakibatkan mobil terhenti dan akhirnya menyebabkan kecelakaan yang tidak dapat dihindarkan.

Sementara itu, PT KAI mengemukakan bahwa penyebab terjadinya kemacetan kendaraan di atas rel kereta api ditunjukkan oleh medan magnet yang dipancarkan oleh dynamo lokomotif, yang dapat memengaruhi area hingga jangkauan satu kilometer. Itulah sebabnya petugas mengalihkan palang pintu meskipun kereta belum tampak di depan mata.

Umumnya, kendaraan yang melintasi rel bergerak dengan kecepatan yang relatif rendah. Apabila pengendara tidak menurunkan gigi mesin, maka dapat terjadi pemadaman pada putaran dinamo dan koil akibat pengaruh medan magnet dari lokomotif. Selanjutnya, terdapat faktor lain yang berkontribusi terhadap kemacetan kendaraan saat melintasi jalur kereta, yaitu faktor psikologis karena keadaan ini menyebabkan pengendara merasa panik dan tidak dapat berpikir dengan jelas.

Seseorang yang terperangkap dalam keadaan ini tentu akan merasakan kepanikan dan ketakutan yang mendalam. Terutama pada kendaraan yang menggunakan transmisi manual, perubahan antara kopling dan gas yang dilakukan dalam keadaan panik dapat menjadi tidak stabil. Berimbas pada matinya mesin dan menyulitkan untuk menyalakannya kembali.(LPU_Aris)

Sumber: https://daihatsu.co.id/tips-and-event/tips-sahabat/detail-content/mobil-macet-di-rel-kereta-api-kenali-penyebab-dan-cara-mengatasinya/

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....