Waspada Data Bocor, ini Cara Mengeceknya di Dark Web

  • 31 Jan 2025 12:13 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Surakarta: Pernahkah anda khawatir data pribadi anda seperti nama, alamat, atau nomor telepon sudah bocor di internet. Kemungkinan besar, data anda memang pernah atau sedang diperdagangkan di Dark web.

Dark web adalah bagian dari internet yang tidak terindeks oleh mesin pencari biasa dan sering digunakan oleh pelaku kejahatan siber untuk menjual data curian.

Dikutip dari website umsu.ac.id, terdapat beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk mengecek apakah data pribadi anda sudah bocor di dark web:

1. Gunakan Layanan Pemeriksaan Kebocoran Data :

Situs web Have I Been Pwned memungkinkan Anda memeriksa apakah alamat email Anda pernah terlibat dalam kebocoran data.

2. Google: Google menyediakan fitur untuk memeriksa apakah alamat email Anda muncul di dark web. Caranya adalah dengan masuk ke akun Google, lalu pilih menu "Keamanan" dan cari opsi "Lihat apakah alamat email Anda ada di dark web".

3. Manfaatkan Alat Pemindaian :

- Password Manager: Beberapa password manager seperti 1Password dan Dashlane menawarkan fitur untuk memantau kebocoran data.

- Antivirus: Beberapa antivirus juga menyediakan fitur untuk memindai kebocoran data.

Mengapa Penting Mengetahui Data Bocor?. Jika data anda bocor, risiko yang mungkin terjadi seperti pencurian identitas. Pelaku kejahatan dapat menggunakan data anda untuk membuka rekening bank baru, mengajukan pinjaman, atau melakukan transaksi online atas nama anda.

Anda mungkin menerima email phishing atau panggilan telepon yang mengatasnamakan institusi resmi untuk mencuri informasi pribadi Anda. Selain itu, pelaku kejahatan dapat mengancam untuk menyebarkan data pribadi Anda jika Anda tidak memenuhi permintaan mereka.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Data Anda Bocor ?. Jika Anda menemukan bahwa data Anda telah bocor, dikutip dari Google help, segera lakukan langkah-langkah berikut :

1. Ubah Kata Sandi: Segera ubah kata sandi untuk semua akun yang menggunakan kata sandi yang sama atau mirip.

2. Aktifkan Autentikasi Dua Faktor: Tambahkan lapisan keamanan ekstra pada akun Anda dengan mengaktifkan autentikasi dua faktor.

3. Pantau Transaksi Keuangan: Perhatikan setiap transaksi yang tidak Anda lakukan pada kartu kredit atau rekening bank Anda.

4. Laporkan ke Pihak yang Berwenang: Jika Anda mengalami kerugian finansial akibat kebocoran data, laporkan ke pihak kepolisian.

Kebocoran data adalah ancaman nyata yang harus diwaspadai. Dengan mengetahui cara mengecek dan mengatasi kebocoran data, anda dapat melindungi diri dari penyalahgunaan data pribadi.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....