Yuk, Mengenal Perbedaan Es Batu Kristal dan Balok
- 30 Des 2024 12:06 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta : Es batu pada umumnya berbentuk kristal maupun balok yang dibuat oleh pabrik es batu untuk skala industri. Ada juga yang dibungkus plastik atau cetakan-cetakan kecil yang biasa dibuat untuk skala rumah tangga. Namun ternyata berbeda antara es batu kristal, cetakan kecil dan balok.
Proses pembuatan ketiganya berbeda-beda. Untuk rumah tangga bisa dengan air mineral atau air rebusan yang telah didinginkan kemudian dibungkus plastik khusus untuk membuat es batu atau dengan cetakan khusus, kemudian dimasukkan ke freezer sampai membatu. Kemudian digunakan untuk membuat minuman maupun olahan lain yang menyegarkan.
Menurut International Association of Refrigerated Warehouses (IARW), yang memberikan informasi tentang standar dan teknologi pembuatan es , proses pembuatan es batu kristal berbeda dari es balok, terutama dalam metode, skala produksi, dan tujuan penggunaan. Es Balok diproduksi dalam ukuran besar (biasanya balok dengan berat 25-50 kg), sementara es batu kristal diproduksi dalam ukuran kecil yang langsung siap digunakan, berbentuk tabung atau silinder dengan lubang di tengah.
Proses Pembekuannya juga berbeda, es balok air dimasukkan ke dalam cetakan besar, dan pendinginan terjadi dari luar ke dalam (dari permukaan cetakan ke inti). Ini menyebabkan bagian tengah es sering terlihat buram karena adanya gelembung udara atau kotoran. Es batu kristal menggunakan mesin pembuat es otomatis (tube ice maker), dan proses pembekuan dilakukan secara berlapis dari dalam ke luar, menggunakan sistem evaporator berbentuk tabung, sehingga menghasilkan es yang lebih jernih dan bebas gelembung udara.

Masih menurut IARW kualitas air yang digunakan untuk pembuatan es balok bisa saja berasal dari sumber yang tidak terlalu murni, bergantung pada keperluan (industri, perikanan, dan lain-lain). Sementara es batu kristal menggunakan air yang sudah disaring dan diproses, bahkan sering kali menggunakan air yang telah dimurnikan atau demineralisasi membuat es lebih aman untuk konsumsi langsung.
Untuk bentuk dan ukuranpun berbeda, es balok berbentuk balok besar yang membutuhkan pemotongan atau penghancuran sebelum digunakan. Es batu kristal berbentuk silinder kecil dan langsung siap pakai, sehingga lebih praktis untuk minuman atau keperluan rumah tangga. Untuk penggunaanya , es balok untuk keperluan industri seperti pengawetan ikan, sayur, atau daging selama transportasi hingga sampai kepada konsumen. Kalau es batu kristal digunakan untuk kebutuhan konsumsi langsung, seperti pendingin minuman di restoran, kafe, atau rumah tangga.
Es Balok membutuhkan waktu lebih lama sekitar 12-24 jam karena ukuran besar dan proses pembekuan yang lambat, sementara es batu kristal durasinya lebih cepat, biasanya hanya membutuhkan beberapa jam karena ukurannya kecil dan teknologi mesin yang efisien. Jadi es batu kristal lebih fokus pada kualitas untuk konsumsi manusia, sementara es balok cenderung digunakan untuk kebutuhan industri. Teknologi yang digunakan dalam pembuatan es batu kristal juga lebih modern dan higienis dibandingkan dengan es balok. (Wiwik Martani)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....