Candi Bentar, Gapura Terbelah Penanda Batas Ruang
- 15 Agt 2026 06:03 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta- Candi bentar merupakan bentuk gapura yang memiliki dua bagian berdiri terpisah tanpa atap yang menyatukan keduanya. Bentuk tersebut menjadi salah satu ciri arsitektur tradisional yang hingga kini masih diadaptasi dalam berbagai desain gerbang.
Salah satu contoh candi bentar terdapat pada Gapura Wringinlawang di Trowulan, Mojokerto, yang berkaitan dengan kawasan peninggalan Majapahit. Bangunan berbahan bata tersebut terdiri atas dua bagian yang terpisah dengan ruang terbuka di tengah sebagai akses masuk.
Keberadaan Gapura Wringinlawang telah dicatat sejak awal abad ke-19 dan kemudian menjadi salah satu peninggalan penting di kawasan Trowulan. Bangunan tersebut kini menjadi bagian dari warisan budaya yang terus dilestarikan.
Bentuk candi bentar juga digunakan pada kompleks tradisional lainnya, termasuk Kompleks Makam Imogiri. Gapura Supit Urang menjadi contoh candi bentar yang berfungsi sebagai pintu awal menuju kompleks permakaman.
Keberadaan gapura pada bagian awal sebuah kompleks menunjukkan fungsi candi bentar sebagai penanda peralihan ruang. Seseorang yang melewati gerbang tersebut berpindah dari ruang luar menuju kawasan dengan fungsi yang lebih khusus.
Dalam perkembangannya, prinsip bentuk candi bentar banyak diadaptasi pada gerbang masa kini. Bentuk dua massa bangunan di sisi kanan dan kiri dengan ruang terbuka di tengah dapat ditemukan pada berbagai gerbang kawasan budaya, wisata, permukiman maupun wilayah administratif.
Adaptasi tersebut memperlihatkan bahwa arsitektur tradisional dapat berkembang mengikuti kebutuhan zaman. Unsur utama candi bentar tetap dipertahankan, sementara material, ukuran, ornamen dan desain dapat disesuaikan dengan karakter kawasan.
Candi bentar pada akhirnya tidak hanya menjadi bentuk bangunan yang mudah dikenali. Keberadaannya menunjukkan fungsi gapura sebagai penanda batas, identitas kawasan sekaligus bagian dari upaya mempertahankan unsur budaya dalam perkembangan ruang masyarakat masa kini. (Wiwik)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....