KKMP Banjarsari Raup Omzet Rp300 Juta, LPG 3 Kg dan MinyaKita Jadi Buruan

  • 14 Jul 2026 14:04 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Banjarsari mencatat omzet lebih dari Rp300 juta sejak awal tahun hingga pertengahan Juli ini. Capaian tersebut didorong tingginya minat masyarakat berbelanja berbagai kebutuhan pokok bersubsidi maupun komoditas pangan lainnya.

Berdasarkan pantauan RRI pada Selasa 14 Juli 2026, aktivitas transaksi di gerai KKMP Banjarsari berlangsung cukup ramai. Pembeli silih berganti datang untuk membeli sejumlah kebutuhan rumah tangga, mulai dari LPG subsidi 3 kilogram, MinyaKita, hingga beras SPHP dan beras premium.

Ketua KKMP Banjarsari, Budi Agung Setyowicoyo, mengatakan tingginya omzet tersebut menjadi indikator bahwa keberadaan koperasi mulai diterima masyarakat. Menurutnya, produk kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjadi daya tarik utama.

"Alhamdulillah sampai hari ini omzet koperasi sudah menembus lebih dari Rp300 juta. Ini menunjukkan masyarakat mulai percaya dan menjadikan koperasi sebagai tempat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kami berupaya menjaga ketersediaan barang agar masyarakat tetap mudah mendapatkan kebutuhan pokok, terutama barang-barang subsidi," ujarnya.

Budi menjelaskan, produk yang paling banyak dicari masyarakat adalah LPG subsidi 3 kilogram dan MinyaKita. Selain itu, beras SPHP maupun beras premium juga menjadi komoditas yang perputarannya cukup tinggi setiap hari.

"Yang paling banyak dicari memang LPG 3 kilogram, kemudian MinyaKita, lalu beras, baik SPHP maupun premium. Hampir setiap hari barang-barang itu menjadi kebutuhan utama masyarakat yang datang ke koperasi," katanya.

Ia memastikan koperasi terus berkoordinasi dengan distributor agar pasokan kebutuhan pokok tetap terjaga. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan barang maupun lonjakan harga.

Menurut Budi, pihaknya juga berkomitmen mengembangkan unit usaha koperasi secara bertahap agar manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat semakin luas. Selain meningkatkan pelayanan, koperasi juga ingin menjadi pusat distribusi kebutuhan pokok yang mudah dijangkau warga di tingkat kelurahan. (Ryan Assyidiqi)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....