Limbah Sisa Buah Diolah Jadi Cairan Bermanfaat untuk Lingkungan

  • 22 Mei 2026 13:09 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Pengolahan limbah organik rumah tangga terus didorong sebagai upaya mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir. Salah satu langkah yang mulai banyak dilakukan masyarakat adalah mengolah sisa buah dan sayuran menjadi cairan hasil fermentasi yang bermanfaat.

Ketua Eco Enzym Nusantara Soloraya, Lingga Puspasari, menjelaskan limbah organik seperti kulit buah dan sisa sayuran masih memiliki nilai guna yang dapat dimanfaatkan kembali. Menurutnya, bahan yang sering dianggap sampah itu dapat diolah melalui proses fermentasi menjadi eco enzyme.

Ia menjelaskan pembuatan eco enzyme dilakukan menggunakan bahan sederhana berupa limbah organik, gula, dan air. Proses tersebut membutuhkan waktu fermentasi sekitar tiga bulan hingga menghasilkan cairan multifungsi.

Lingga mengatakan pengolahan limbah organik dapat menjadi solusi sederhana untuk mengurangi penumpukan sampah rumah tangga. "Sampah organik sebenarnya bukan sekadar limbah yang harus dibuang, tetapi dapat dimanfaatkan kembali menjadi sesuatu yang memiliki nilai guna dan manfaat bagi lingkungan," ujar Lingga Puspasari.

Saat panen cairan Eco Enzym yang banyak memiliki manfaat bagi kesehatan lingkungan dan tanaman. (Foto: RRI/Wiwik)

Selain membantu mengurangi sampah, cairan hasil fermentasi limbah organik juga dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Cairan tersebut dapat digunakan sebagai pupuk organik cair, pembersih alami, hingga membantu mengurangi bau tidak sedap.

Sementara itu Relawan Eco Enzym Nusantara Soloraya, Mulyani Nurul mengajak masyarakat agar mulai membiasakan memilah sampah sejak dari rumah. "Kita yang harus memulai dari rumah kita dari hal yang kecil, seperti memilah dan mengolah limbah organik, dampaknya dapat menjadi gerakan besar untuk menjaga lingkungan," katanya.

Menurut Mulyani melalui pengolahan limbah organik menjadi produk yang bermanfaat, masyarakat diharapkan semakin sadar pentingnya mengurangi sampah dari sumbernya. Upaya sederhana dari rumah tangga dinilai dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan jika dilakukan secara berkelanjutan. "Sampah rumah kita adalah tanggung jawab kita," ucap Mulyani. (Wiwik)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....